Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Tengah

Ikram M Sangadji Ikut Acara Panen Padi Desa Trans Wale Halmahera Tengah

Panen padi merupakan wujud program pengembangan Pemkab Halmahera Tengah yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani

Penulis: Faisal Didi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemkab Halmahera Tengah
PROGRAM: Pj Bupati Halmahera Tengah, Ikram M Sangadji ikut acara panen padi, Sabtu (25/11/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, WEDA - Sabtu (25/11/2023), Pj Bupati Halmahera Tengah, Ikram M Sangadji melakukan panen padi di Desa Persiapan Era Fagogoru (trans waleh SP 1), Kecamatan Weda Utara.

Giat Panen Padi juga diikuti Dandim 1512 Weda, Letkol Inf Nugroho Notosusanto, Wakapolres Halmahera Tengah, Kepala Dinas Pertanian, Kasad Intel.

Camat Weda Utara, Kepala Desa SE Kecamatan Weda Utara dan Kelompok Tani SP 1, SP 2 dan SP 3

Pada kesempatan itu Pj Buoati mengatakan pertanian merupakan sektor andalan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Sekda Halmahera Tengah Buka Workshop Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2023

Untuk itu Pemerintah Daerah melalui Program Prioritas, mendukung untuk menjadikan pertanian sebagai salah satu sektor andalan.

"Saya target di tahun 2024, kita perlu lahan 500 hektar untuk di tanam, berarti yang sekarang 100 hektar sudah di panen, sisa 400 hektar lagi untuk di buka, "ucapnya.

Selain itu, ia mengapresiasi para petani yang tetap konsisten menanam padi Varietas, walaupun masih banyak kekurangan.

Baik dalam pengelolaan Pertanian dan juga pemasarannya, dan upaya pemerintah saat ini yaitu mencoba membenahi sektor produksi beras.

Menurutnya, permasalahan hasil panen Padi yang di proses menjadi beras adalah alat penggilingan kurang bagus.

Karena masih mengunakan mesin lama, sehingga butir beras patah dan kualitas belum dapat di pasarkan secara luas.

"Tahun depan kamk akan menyiapkan alat penggilingan Padi yang bagus, agar beras bisa di pasarkan masuk ke Perusahan Industri."

"Bahkan dapat kita tingkatkan hasil produksi ke luar daerah Maluku Utara tentunya, "harapnya.

Baca juga: Serah Terima Aset dan Pengelolaan, Solusi Pelayanan Air Bersih di Weda Selatan Halmahera Tengah

Sementara menurut Kepala Dinas Pertanian Halmahera Tengah, Yusmar Ohorella, petani tetap mengelola lahan sawah untuk terus menanam padi.

Sehingga hasil produksi juga bertambah, dalam rangka meningkatkan pendapatan petani sekaligus sebagai produksi pangan.

"Kami akan terus melakukan konsolidasi kepada petani, untuk selalu mengelola dan memanfaatkan lahan agar ditanami tanaman pangan seperti palawija dan hortikultura, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved