Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Timur

Spanduk Penolakan Aktivitas Pertambangan Terpasang di Jembatan Sungai Maba Sangaji Halmahera Timur

Ada sebuah spanduk penolakan aktivitas pertambangan terpasang di Jembatan Sungai Maba Sangaji, Halmahera Timur, Maluku Utara

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Amri Bessy
TUNTUTAN: Spanduk penolakan aktivitas tiga perusahan pertambangan di Desa Maba Sangaji, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur, Kamis (18/1/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Ada sebuah spanduk bernada intimidasi, terpasang di Halmahera Timur.

Tepatnya di Jembatan Sungai Maba Sangaji, Jalan Trans Halmahera, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur.

Amatan TribunTernate.com, Kamis (18/1/2024). Spanduk tersebut berwarna hitam berukuran 1x3 meter.

Isi tulisannya 'Berenti aktivitas tambang merusak, mengancam, membunuh. Ekosistem dan manusia di Kali Sangaji'.

Baca juga: Masyarakat dan Pendukung Harapkan Anies Baswedan Bisa Berkunjung ke Halmahera Timur

'Ngoni (kalian) angkat kaki dari belakang Maba Sangaji'.

Ada empat perusahaan tambang yang dimaksud, satu diantaranya ialah PT ESU.

Faisal Doro, seorang pengendara sepeda motor disambangi TribunTernate.com mengatakan.

Spanduk tersebut telah berada sejak pagi kemarin (Rabu,red), di Jembatan Maba Sangaji.

Baca juga: BPBD Halmahera Timur Miliki 5 Unit Mobil, Darso Gadjal: Hanya Satu yang Bisa Beroperasi

"Iya benar, saya lihat spanduk ini sudah ada dari kemarin pagi, namun tidak tahu siapa yang pasangan, "ungkapnya.

Bahkan dirinya menyarankan, untuk menanyakan kepada Pemerintah Desa Maba Sangaji.

Diketahui informasi yang ditemukan TribunTernate.com, hingga saat ini Pemerintah belum merespon. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved