Pulau Morotai
Banyak Jalan Berlubang di Ibu Kota Kabupatan Morotai, Warga Minta Segera Diaspal
Warga Pulau Morotai meminta lubang bekas perbaikan segera ditutu aspal, karena sangat membahayakan pengendara
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Pengguna jalan keluhkan rusaknya kondisi jalan di Ibu Kota Kabupaten Pulau Morotai.
Pantauan TribunTernat.com, Selasa (26/3/2024), jalan utama Ibu Kota Kabupaten terlihat mulai diperbaiki.
Namun bekas perbaikan belum ditutupi aspal, sehingga ada sekitar 20 lubang besar yang menyangga.
Terlihat di Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan dari arah menuju kantor Samsat Morotai.
Baca juga: Mutasi Kepsek Diwarnai Protes Orang Tua Murid, Ini Penjelasan Disdik Ternate
Ada papan peringatan yang dipasang di tengah badan jalan, bertuliskan 'Hati-hati ada Lubang Galian'.
Karena itu jalan Nasional, maka kewenangan perbaikannya dilakukan BPJN Satuan Kerja Wilayah Maluku Utara.
"Jalan ini kan sudah lama rusak, baru beberapa hari ini diperbaiki."
"Hanya mereka gali berbentuk kolam seperti ini, belum ditambal aspal, ini kan membahayakan, "aku Asri, seorang pengendara.
Baca juga: Rp 1,5 Miliar untuk Renovasi Masjid Al-Munawwar Ternate
Adanya itu, sebagai warga, Asri meminta kepada pihak terkait agar secepatnya diselesaikan perbaikannya.
"Berharap sih, kalau bisa secepatnya, jangan menunggu ada kecelakaan baru tutup lubang, "pintahnya.
Sementara PPK 1.4 Morotai, BPJN Maluku Utara, Hasbullah Ismail belum terkonfirmasi via ponsel. (*)
| Alasan Polda Maluku Utara Hentikan Kasus Penelantaran Istri yang Libatkan Sekda Morotai Umar Ali |
|
|---|
| Update Kasus Penelantaran, Istri Sekda Pulau Morotai Datangi Polda Malut |
|
|---|
| Polisi OTW Gelar Perkara Kasus Sekda Morotai Muhammad Umar Ali |
|
|---|
| Update Kasus Sekda Morotai Muhammad Umar Ali: Polisi Periksa Saksi Tambahan |
|
|---|
| Dilaporkan Dugaan Penelantaran Istri, Sekda Pulau Morotai Muhammad Umar Ali Ajukan Cerai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/keluhan-warga-Morotai-soal-perbaikan-jalan-yang-dinilai-terbengkalai.jpg)