Halmahera Selatan
KPU Halmahera Selatan Akui Rekrutmen PPS Pilkada 2024 Minim Peminat, 76 Desa Masih Kurang
Anggota KPU Halmahera Selatan, Maluku Utara, Yaret Colling mengaku rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pilkada 2024
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Anggota KPU Halmahera Selatan, Maluku Utara, Yaret Colling mengaku rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pilkada 2024, minim peminat.
Dia mulanya menyebut pembukaan pendaftaran badan Ad Hoc PPS telah dilakukan perpanjangan waktu mulai tanggal 6 sampai 11 Mei 2024.
Namun dari tahapan perpanjangan itu, pendaftar belum memenuhi tiga kali kebutuhan sebagaiman diatur dalam petunjuk teknis (Juknis) KPU.
"Yang mendaftar itu baru 886 orang. Jumlah ini masih jauh dari tiga kali kebutuhan, kita sudah tidak lagi lakukan perpanjangan pendaftaran," kata Yeret, Minggu (12/5/2024).
Dia menjelaskan, kuota anggota PPS yang dibutuhkan untuk Pilkada Halmahera Selatan, sebanyak 747 orang. Jumlah dibagi ke 249 desa.
Baca juga: Obi Fishing Tournament 2024 di Halmahera Selatan Malut Dihelat, Bassam : Kita Tunjukan Potensi SDA
Karena itu, KPU akan bekerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan, untuk merekomendasikan orang-orang yang dianggap bisa menjadi penyelenggara tingkat desa.
"Dari 249 desa, 76 desa itu kurang dari satu kebutuhan. Artinya anggota PPS per desa itu tiga orang, tapi pendaftarnya tidak sampai tiga orang. Bahkan ada desa yang tidak ada pendaftar sama sekali," papar dia.
Menurut Yaret, KPU dalam rekrutmen badan Ad Hoc PPS, bertabrakan dengan agenda gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkama Konstitusi (MK).
Selain itu, kondisi wilayah Halmahera Selatan yang sebagian besarnya sulit dijangkau jika dilakukan sosialiasi.
"Bukan hanya topografi wilayah, SDM kita di sini sedikit, jadi kita memang kesulitan menjangkau semua desa," ungkapnya.
Dia menambahkan, KPU berencana menggelar pertemuan dengan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba.
Pertemuan ini, dalam rangka membicarakan teknis penambahan anggota PPS menggunakan SDM pemerintah daerah.
"Kita bisa gunakan tenaga guru dan kesehatan. Pemerintah punya itu di setiap desa. Selain itu kita akan sampaikan juga di DPDM untuk tindaklanjut ke pemerintah desa."
"Kita upayakan semua badan Ad Hoc PPS di 429 bisa terisi. Dalam waktu dekat kita percepat agar 76 desa yang pendaftar masih kurang, bisa terisi," tandasnya. (*)
Polres Halmahera Selatan Terima Laporan Pencemaran Nama Baik, Seret 2 Pengurus KNPI |
![]() |
---|
Rapimpurda Tak Tuntas, Dialog Kepemudaan KNPI Halmahera Selatan Ricuh |
![]() |
---|
Berkas dan 3 Tersangka Bom Ikan di Perairan Halmahera Selatan Diserahkan ke Jaksa |
![]() |
---|
Satlantas Polres Halmahera Selatan: Laka Tunggal Renggut Nyawa Gugun Udin Murni Kecelakaan |
![]() |
---|
Polres Halmahera Selatan Diminta Usut Laka Tunggal di Kawasan GOR yang Tewaskan Gugun Udin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.