Pendaftaran Siswa Baru SMA/SMK Jalur PPDB di Maluku Utara Dikeluhkan Orang Tua
Pendaftaran siswa baru di sejumlah SMA/SMK di Kota Ternate, Maluku Utara melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dikeluhkan warga
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI- Pendaftaran siswa baru di sejumlah SMA/SMK di Kota Ternate, Maluku Utara melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dijadwalkan berlangsung dari 19 Juni hingga 23 Juni 2024 dikeluhkan sejumlah orang tua.
Seorang orang tua siswa yang tak mau dipublis namanya mengaku telah mencoba mengakses sistem PPDB pada Selasa (18/6/2024) kemarin sekitar pukul 00.00 WIT, untuk mendaftarkan anaknya ke salah satu SMA ternama di Kota Ternate namun tak bisa diakses hingga pukul 10.00 WIT.
"Panitia bilang kalau pendaftaran mulai pukul 00.00 malam, tetapi saat saya coba masuk, sistem langsung menolak. Padahal sudah menggunakan jalur online, tetapi tetap sulit untuk mendaftar," keluhnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Rustam Sudirman, Sekretaris Panitia PPDB Maluku Utara 2024, menjelaskan bahwa kendala memang terjadi karena banyaknya pendaftar yang salah memasukkan password saat mengakses sistem.
"Untuk tahap awal, khusus kota Ternate, kuota pendaftar dibatasi hanya 5.000 orang dalam satu masa. Namun, data kami menunjukkan bahwa jumlah pendaftar telah melebihi angka tersebut," jelas Rustam pada Rabu (19/6/2024).
Baca juga: 3 Berita Populer Malut: Eks Anggota Timsel Lapor Balik Ketua Bawaslu Halmahera Selatan Rais Kahar
Rustam menambahkan bahwa sistem PPDB ini dirancang untuk menangani pendaftaran satu per satu. Setelah satu orang selesai mendaftar, sistem akan mengeluarkannya sebelum pendaftar berikutnya bisa masuk. Hal ini menyebabkan lambatnya sistem ketika banyak orang mencoba mendaftar secara bersamaan.
"Hingga sore tadi, sesuai data kami, pendaftaran sudah mencapai lebih dari 2.000 orang. Sistem tetap berjalan, tetapi proses upload data menjadi lambat," tambahnya.
Rustam juga menyarankan agar masyarakat mencoba mendaftar pada waktu yang kurang padat, seperti setelah Maghrib, tengah malam, atau subuh pukul 05.00 WIT, untuk memastikan sistem berjalan lebih lancar.
"Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, saya menyarankan kepada masyarakat untuk menutup sementara sistem jika tidak bisa diakses dan mencoba kembali pada waktu yang kurang ramai," ungkapnya.
Selain itu, tim PPDB sedang melakukan reset sistem untuk mengatasi masalah akses. Jika ada data yang hilang akibat reset, pihaknya mempersilakan pendaftar untuk membuat akun baru dan mendaftar kembali.
"Kami melakukan reset sistem karena banyak akun yang tidak selesai didaftarkan, menyebabkan beban pada server. Dengan reset ini, kami berharap dapat mengurangi lemot dan memperbaiki akses sistem," pungkasnya.(*)
Buka Sarasehan Kebudayaan 2025, Wagub Malut Sarbin Sehe Dorong Penetapan Cagar Budaya |
![]() |
---|
Karena Dinyatakan Tidak Lulus, Belasan Calon PPPK T.A 2024 Mengadu ke DPRD Kepulauan Sula |
![]() |
---|
Disperindagkop Halmahera Timur Perketat Pengawasan Penjual Minyak Tanah |
![]() |
---|
Tim Labfor Polda Sulawesi Utara Olah TKP Rumah Terbakar di Desa Kilong Taliabu |
![]() |
---|
Soal Temuan BPK di Bagian Kesra Tidore, Sahnawi Ahmad Bilang Begini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.