Halmahera Selatan
Mayat yang Ditemukan di Perairan Pulau Mala-Mala Halmahera Selatan Malut Ternyata Asal Jateng
Sejumlah nelayan di Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, menemukan sosok mayat mengapung di perairan Pulau Mala-Mala
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sejumlah nelayan di Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, menemukan sosok mayat mengapung di perairan Pulau Mala-Mala, Jumat (28/6/2024).
Mayat yang ditemukan sekitar pukul 13.00 WIT itu belakangan diketahui identitasnya setelah dievakuasi personel Polairud Polda Maluku Utara.
Berdasarkan laporan, mayat mengapung itu bernama Yuli Harto (40), asal Cilacap, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Yuli tercatat sebagai karyawan Kontraktor ZTPI di perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Pulau Obi.
Pria 40 tahun ini sempat dilihat rekannya bernama Rusman di sekitar Water Channel Power Plant OST pada Rabu (26/6/2024).
Yuli kemudian loncat ke dalam area pembungan air yang arusnya sangat kuat.
Baca juga: BREAKING NEWS: Sosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Perairan Halmahera Selatan Malut
Rusman lalu kembali ke mes dan melaporkan hal tersebut kepada pihak managemen ZTPI.
Kemudian pihak managemen ZTPI melaporkan ke pihak security untuk dilakukan pencarian.
Komandan Pos Polairud Obi Bripka Ikram Ismail ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut.
"Anggota kita langsung ke lokasi dan mengevakuasi. Kita dapat informasi penemuan mayat ini dari nelayan yang melaut," ujarnya.
Ikram juga turut membenarkan mayat yang ditemukan merupakan karyawan kontraktor ZTPI.
Dia pun menjelaskan bahwa jenazah korban sudah dilakukan pencarian pada Rabu (26/6/2024), setelah korban dilaporkan loncat ke dalam area pembuangan air.
Lalu dua hari berikutnya, Jumat (28/6/2024) hari ini, ditemukan sejumlah nelayan.
"Kami menerima informasi ini lalu tim Polairud menuju ke TKP dan melakukan evakuasi. Setelah itu berkoordinasi dengan pihak Security terkait penemuan korban."
”Evakuasi dilakukan oleh pihak Pam Obvit TNI/Polri. Setelah evakuasi, korban langsung dibawa menuju Klinik menggunakan mobil jenazah dan dibawa ke Klinik perusahaan,” pungkasnya. (*)
| Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Tambang Ilegal di Obi Halmahera Selatan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Pengantin Baru di Halmahera Selatan Raup Rp 420 Juta dari 'Bendera Uang' Tamu Undangan |
|
|---|
| Tiang Listrik di Jalan Babang-Wayaua Halmahera Selatan Ancam Pengendara |
|
|---|
| 9 Desa di Halmahera Selatan Rayakan Idulfitri Lebih Awal dari Pemerintah |
|
|---|
| Kades Kawasi Halmahera Selatan Dituduh Jual Lahan Warga ke Perusahaan, Tim Hukum Bantah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/28062024_temuanmayathalsel24242.jpg)