Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Airlangga Mundur

Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, Begini Tanggapan Dosen Unkhair Ternate Muammil Sunan

Akademisi Unkhair Ternate Maluku Utara, Muammil Sunan memberikan tanggapan terhadap mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua umum partai golkar

|
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/ Sansul Sardi
Akademisi Universitas Khairun Ternate Maluku Utara Muammil Sunan 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI - Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara Muammil Sunan menilai keputusan Airlangga Hartarto untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memiliki implikasi yang signifikan terhadap masa depan partai. 

Menurutnya, keputusan tersebut bukan hanya sekadar langkah strategis, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai penting yang akan memengaruhi keberlanjutan Partai Golkar ke depan.

Muammil menjelaskan, keputusan Airlangga  Hartarto untuk mundur dianggap sebagai langkah spekulatif yang harus diambil demi menjaga kepentingan dan kebaikan partai. 

Sebagai partai yang memiliki peran penting dalam koalisi pemerintahan, Golkar memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Baca juga: Bobby Nasution Siap Diperiksa Terkait Izin Tambang Blok Medan di Malut, Ini Penjelasan KPK

“Golkar memiliki sejarah panjang dalam perpolitikan Indonesia, serta peran yang signifikan dalam mengawal jalannya pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah," ujarnya, Minggu (11/8/2024).

"Oleh karena itu, mundurnya Ketua Umum DPP Golkar tentunya menjadi perbincangan menarik di kalangan masyarakat dan internal partai,” sambung Muammil.

Beberapa pengamat politik berpendapat, pengunduran diri Ketua Umum Golkar merupakan langkah strategis untuk menjaga soliditas partai, sehingga Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang kuat dan solid.

Di Maluku Utara, Partai Golkar diperkirakan akan tetap mengikuti garis kebijakan yang ditetapkan secara nasional. Sebagai partai besar, Muammil mengingatkan para kader terus menjaga soliditas partai demi persatuan dan kepentingan masyarakat luas.

Baca juga: BKD Maluku Utara Klaim Ada Dugaan Manipulasi Absensi Kehadiran ASN, Miftah: Saya Akan Selidiki

“Soliditas kader sangat penting untuk menjaga persatuan dan memastikan bahwa Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang berpengaruh,” tutupnya

Sementara, kader aktif DPD I Partai Golkar Maluku Utara, Iqbal Ruray belum bisa berkometar atas keputusan undur diri Airlangga  Hartarto.

" Nanti kita lihat pada saat Munas Golkar nanti," singkat Iqbal yang juga anggota DPRD Maluku Utara aktif ini. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved