Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Datangi Polresta Tidore Malut, Ibu Muda Ini Klarifikasi Buntut Sebar Hoaks Penculikan Anak

Fitria Amin, warga Kelurahan Tuguiha menyambangi Polresta Tidore untuk memberikan klarifikasi atas unggahannya di Facbeook terkait penculikan anak

Penulis: Faisal Amin | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com
HUKUM:Pemilik Akun Facebook @Fitria Amin pelaku penyebar Hoax tentang Culikan Anak di Kota Tidore Datangi Polresta Untuk Klarifikasi, bahwa unggahannya di Facebook adalah tidak benar. 

TRIBUNTERNATE.COM,TIDORE- Postingan seorang warga Kelurahan Tuguiha, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara di akun media sosial Facebook terkait penculikan anak diciduk polisi.

Postingan yang diunggah oleh  akun Facebook bernama @Fitri Amir menjadi viral dan mendapat banyak tanggapan dari warganet.

Dalam unggahannya, Fitria menceritakan bahwa telah terjadi percobaan penculikan terhadap anaknya yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Unggahannya di Facebook tersebut sontak membuat resah warga Kota Tidore Kepulauan.

Baca juga: Gelar Apel Siaga, PLN All Out Sukseskan Upacara HUT RI ke 79 di IKN Sabtu Esok

Merasa apa yang diunggahnya itu tidak benar, Fitria Amin lantas menyambangi Mako Polresta Tidore untuk memberikan klarifikasi atas unggahannya pada Jumat (16/8/2024).

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas informasi yang tidak benar tersebut. 

Fitri Amir juga mengakui, bahwa dirinya khilaf dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.

Kasi Humas Polresta Tidore, AIPDA  Agung Setiawan menjelaskan, pada hari Kamis (15/8/2024) sekitar pukul 15.30 WIT, unggahan Fitria terkait penculikan anak tersebar di Facebook. 

Dalam unggahannya, ia menyampaikan informasi bahwa terlah terjadi percobaan penculikan anaknya berusia 2,5 tahun yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Kejadian itu disebutkan terjadi di lingkungan Tongolo  RT 006, Kelurahan Tuguiha, Kecamatan Tidore Selatan.

Mendapat informasi tersebut , jajaran Polsek Tidore Selatan yang dipimpin Kapolsek IPTU Yudha Adi Widodo bersama Personil Resmob Sat Reskrim Polresta Tidore segera melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait informasi yang beredar.

Baca juga: Ketua Fraksi Demokrat Jasmin Rainu Ingatkan Hal Ini ke Pj Gubernur Maluku Utara

"Setelah melalui serangkaian investigasi, diketahui bahwa informasi yang diunggah oleh akun Fitri Amir tersebut tidak benar," jelas Agung.

Agung berharap, klarifikasi yang  disampaikan langsung oleh pemilik akun penyebar informasi penculikan anak tersebut, dapat meredam kekhawatiran warga.

"Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran masyarakat dan mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan melalui media sosial," harap Agung. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved