Halmahera Selatan
Dusun Marimoi Halmahera Selatan Kembali Dilanda Banjir, Warga Minta BWS Maluku Utara Turun Tangan
Dusun Marimoi, Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan Maluku Utara, kembali di landa banjir karena luapan sungai
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Dusun Marimoi, Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan Maluku Utara, kembali di landa banjir, Selasa (20/8/2024).
Sebelumnya, Dusun Marimoi kerap menjadi langganan banjir saat Intensitas curah hujan tinggi. Untuk banjir kali ini, sedikitnya 20 rumah warga dilaporkan terendam banjir.
Banjir disebabkan luapan air sungai di dusun setempat, saat tingginya curah hujan yang berlangsung pukul 11.00 WIT hingga sore hari.
Tinggi air banjir, diperkirakan sampai pada perut orang dewasa.
Baca juga: Lima Pimpinan OPD di Pemkab Morotai Maluku Utara Bakal Dievaluasi Pansel
Warga Dusun Marimoi, Muhammad Saifudin menjelaskan, banjir yang terjadi di Dusun Marimoi seharusnya masuk kategori sungai rawan banjir.
Ia meminta pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara untuk turun tangan karena jalan Dusun Marimoi ini berstatus jalan nasional.
"Bukan hanya saya, semua warga Dusun Marimoi berharap ada pengendalian dari BWS. Karena ini sudah masuk kategori sungai rawan banjir," ujarnya.
Saifudin menuturkan, air sungai tidak hanya meluap ke pemukiman warga, namun sampai ke badan jalan.
"Banjir ini sudah terjadi sejak lama dan BWS sudah tahu. Tapi hingga sampai saat ini belum ada langkah dari BWS," ungkapnya.
Baca juga: Partai Perindo Dukung Aliong - Sahril di Pilkada Maluku Utara 2024, Harapan Benny Laos Tumbang
Dengan kondosi ini, Saifudin berharap BWS Maluku Utara membuat tanggul penahan banjir di titik rawan banjir Dusun Marimoi.
Hal ini dilakukan untuk mencegah keselamatan warga dan pengguna jalan yang melintas dari Gane Barat menuju Gane Timur, Halmahera Selatan.
"Kami sangat berharap ada langkah dari BWS, karena ini menyangkut keselamatan warga. Ini juga sudah masuk kategori sungai rawan banjir," pungkasnya. (*)
| Cabor Pobsi Resmi Terbentuk di Halmahera Selatan, Akbar Ahad Ditunjuk Jadi Ketua |
|
|---|
| Polres Halmahera Selatan Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial |
|
|---|
| Jaksa dan Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp5,2 Miliar Kesbangpol Halsel |
|
|---|
| Warga Bokimiake Halmahera Selatan Swadaya Perbaiki Jembatan Ambruk Akibat Gempa |
|
|---|
| Pemkab Halsel dan FKUB Deklarasi Damai, Ini 5 Poin Kesepakatan Pemuka Agama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Banjir-di-Dusun-Marimoi-Halmahera-Selatan.jpg)