Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Banjir di Ternate

Pemkot Ternate Maluku Utara Ukur Ulang Lahan Relokasi Korban Banjir Bandang di Kelurahan Rua

Jika tak ada aral melintang, pekerjaan relokasi lahan untuk korban banjir bandang di Ternate, Maluku Utara akan dimulai pada 6 September 2024

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
RELOKASI: Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Maluku Utara, Rusan M Nur Taib saat diwawancarai soal relokasi lahan korban banjir di Kelurahan Rua, Kamis (5/9/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemkot Ternate, Maluku Utara sedang menyelesaikan pengukuran ulang lahan seluas 3.200 meter persegi di Kelurahan Jambula, yang sebelumnya dibeli pada 2007 silam.

Lahan itu direncanakan untuk pembangunan rumah bagi korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate.

Perihal tersebut disampaikan Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Ternate, Salim Albaar, Kamis (5/9/2024)

Dikatakan, lahan tersebut memiliki luas awal sekitar 32.000 meter persegi.

Baca juga: Tauhid Soleman dan Baznas Ternate Malut Serahkan Daging Kaleng untuk Pengungsi Banjir Bandang Rua

Namun sebagian telah digunakan untuk pembangunan fasilitas pemerintahan, seperti Puskesmas Jambula, sehingga kini tersisa sekitar 26.000 meter persegi.

"BPN Ternate bersama Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate sedang melakukan pengukuran ulang, untuk memastikan luas lahan sesuai dengan dokumen awal pembelian, "ujarnya.

Lahan ini dibeli dari masyarakat pada tahun 2007 dan sudah memiliki sertifikat, meskipun saat ini sedang dalam proses balik nama. 

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rusan M. Nur Taib, menargetkan bahwa.

Pekerjaan relokasi lahan untuk korban banjir akan dimulai pada 6 September 2024. 

"Tim akan melakukan pemetaan lahan, dan alat berat akan diturunkan pada 6 September 2024."

"Syarat dari Dirjen Perumahan Kementerian PUPR adalah lahan harus tuntas sebelum pembangunan dimulai, "tegasnya.

Diketahui, sebanyak 49 unit rumah akan dibangun untuk korban banjir bandang.

Baca juga: Jadi Korban Banjir Bandang di Ternate Maluku Utara, Empat Polisi Ini Dapat Bantuan Uang Tunai

Dengan tambahan satu unit cadangan yang digunakan untuk menyimpan bahan dan mengganti kerusakan jika diperlukan.

Pembangunan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak balai di Maluku Utara dan Pemkot Ternate.

"Pekerjaan ini diharapkan dapat membantu para korban bencana kembali memiliki hunian layak, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved