Selasa, 14 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Maluku Utara

Unkhair Jadi Tuan Rumah Penguatan Kapasitas Satgas PPKS se-Maluku Utara

Dalam sambutannya, Tahir Wasahua menegaskan pentingnya menangani isu kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Editor: Isvara Savitri
TribunTernate.com/Istimewa
Kegiatan penguatan kapasitas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang melibatkan seluruh perguruan tinggi di Maluku Utara di Aula Nuku Kampus II Unkhair, Ternate, Senin (23/9/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ditunjuk sebagai tuan rumah penguatan kapasitas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang melibatkan seluruh perguruan tinggi di Maluku Utara.

Acara ini berlangsung di Aula Nuku Kampus II, Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Senin (23/9/2024).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII dengan tema Budaya Penguatan Kapasitas Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual.

Para pembicara yang hadir antara lain Ketua Tim Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah XII, Tahir Wasahua; Tim Penguatan Karakter Kemendikbudristek, Pebi Sukamdani; Kasubdit PPKS Universitas Negeri Surabaya, Iman Pasu Purba; dan Ketua Satgas PPKS Unkhair, Dr. Yumima Sinyo.

Dalam sambutannya, Tahir Wasahua menegaskan pentingnya menangani isu kekerasan seksual di perguruan tinggi. 

"Lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadikan semua peserta sebagai agen perubahan dalam pencegahan kekerasan seksual,” ujarnya.

Sementara itu, Yumima menyampaikan apresiasinya kepada LLDIKTI Wilayah XII atas kepercayaan yang diberikan kepada Unkhair sebagai tuan rumah. 

Baca juga: Pilkada 2024 di Malut: Kakak Beradik Aliong Mus, Ningsih Mus, dan Citra Mus Dapat Nomor Urut 2

Baca juga: 4 Paslon Kompak Ajak Pendukung Jaga Kamtibmas di Ternate Maluku Utara Selama Pilkada 2024

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas Satgas PPKS agar lebih profesional dan efisien dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mengadopsi modul dari Kemendikbudristek, yang juga dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus.

Yumima juga menambahkan bahwa kasus-kasus yang terjadi di Unkhair masih tergolong ringan dan semua ditangani sesuai dengan SOP yang berlaku.

Sebagai tuan rumah, Yumima berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh perguruan tinggi di Maluku Utara dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved