Pilgub Maluku Utara 2024
Soal Dinamika Pilgub Maluku Utara 2024, Ini Penekanan Senator Hasby Yusuf
Soal Dinamika Pilgub Maluku Utara 2024, Ini Penekanan Senator Hasby Yusuf yang meminta agar ajang demokrasi dijadikan pertarungan ide
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Maluku Utara, Hasby Yusuf menekankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bukan hanya ajang politik biasa, tetapi proses demokrasi yang rutin dan terjadwal setiap lima tahun.
Dalam setiap perhelatan demokrasi ini, persaingan meraih kekuasaan memang tidak terelakkan. Namun, menurutnya, lebih penting dari kemenangan adalah menjaga integritas dan aturan main.
Dalam wawancara TribunTernate.com via telepon,pada Minggu (6/10/2024), Hasby menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan netralitas dan keadilan selama proses Pilkada berlangsung.
Baca juga: Dubes Inggris Kunjungi Maluku Utara, Resmikan Prasasti Hingga Memintal Jejak Histori Wallace
"Institusi penyelenggara harus tetap berpegang teguh pada independensi, memastikan aturan ditegakkan tanpa celah untuk manipulasi," tegas Hasby.
Ia juga mengajak seluruh calon yang bertarung dalam Pilkada untuk mengedepankan gagasan dan visi-misi mereka di hadapan publik. Karena baginya, Pilkada harus dijadikan arena bertarung ide, bukan mencari kemenangan melalui cara-cara yang merugikan demokrasi.
"Pilkada adalah momen penting dalam pendidikan politik masyarakat. Pemilih perlu diajak memilih secara bijak, dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari pemimpin yang mereka pilih," ujarnya.
Baca juga: Pilkada Halmahera Timur Maluku Utara 2024: Pendukung Bakal Menangkan Farrel-Jadi di Desa Subaim
Hasby mengingatkan, kesalahan dalam memilih pemimpin dapat membawa konsekuensi besar, karena kebijakan yang dibuat selama lima tahun ke depan akan sangat bergantung pada sosok yang terpilih.
Ia juga menekankan, masyarakat harus terhindar dari jebakan politik uang atau janji kosong yang hanya bertujuan memenangkan suara tanpa mempertimbangkan kepentingan jangka panjang rakyat.
"Pilkada adalah kesempatan emas bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu mengemban amanah dan membawa kemajuan bagi daerah," tutup Hasby.(*)
KPU Maluku Utara Tetapkan Sherly - Sarbin Jadi Gubernur dan Wagub Terpilih |
![]() |
---|
Sah, KPU Tetapkan Sherly Tjoanda Gubernur Terpilih Maluku Utara |
![]() |
---|
Sidang Lanjutan Sengketa Pilgub Maluku Utara Digelar 22 Januari 2025, Agenda Penyampaian Keterangan |
![]() |
---|
Hakim Konstitusi Arief Hidayat Sentil Advokat Bodong dalam Sidang Sengketa Pilgub Maluku Utara |
![]() |
---|
Fakta-fakta Pelantikan Gubernur Malut Diundur, Urutan Ketiga Permohonan Sengketa Pilgub Terbanyak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.