Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Benny Laos Meninggal

Polda Malut Minta Warga Tak Percaya Hoaks dan Spekulasi Terkait Speedboat Benny Laos yang Terbakar

“Penyelidikan masih terus berjalan, kita tetap berusaha untuk bisa secepatnya sehingga masyarakat kita minta untuk tidak berspekulasi lebih jauh,”

Penulis: Randi Basri | Editor: Isvara Savitri
TribunTernate.com/La Ode Havidl
INVESTIGASI: Didampingi personil Polres Pulau Taliabu, KNKT pantau langsung bangkai Speedboat BELA 72 di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kamis (17/10/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, meminta masyaraka tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran speedboat Bela 72 milik mendiang Calon Gubernur Malut, Benny Laos.

Pasalnya, proses penyelidikan kasus tersebut masih terus dilakukan oleh tim penyidik dari Polres Taliabu dan Polda Maluku Utara.

“Penyelidikan masih terus berjalan, kita tetap berusaha untuk bisa secepatnya sehingga masyarakat kita minta untuk tidak berspekulasi lebih jauh,” jelasnya, Jumat (18/10/2024).

Hal itu untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisasi adanya informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Mari kita sama-sama menunggu hasil yang pasti melalui tahap penyelidikan, ini juga agar suasana jelang pilkada tetap aman dan tenang,” katanya.

Baca juga: Gandeng KPPN, Unkhair Ternate Tekankan Persiapan Akhir Tahun Anggaran 2024

Baca juga: Paul Merson Prediksi Skor Man City vs Wolves, Legenda Arsenal: Tim Guardiola Masih Lemah tanpa Rodri

Sejumlah sampel yang menjadi alat bukti kebakaran speedboat Benny Laos di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu sudah dibawa untuk diperiksa Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri.

“Sampel yang didapat dari hasil olah TKP sudah dibawa dari Taliabu menuju ke Jakarta melalui Luwuk,” ungkap Bambang.

Polda Malut pun hanya tinggal menunggu hasil penyelidikannya.

“Kalau terkait hasil, itu bukan ranah kita dan kita hanya menunggu saja dari Puslabfor kapan hasilnya keluar,” tegasnya.

Selain itu, puluhan saksi sudah dimintai keterangan oleh tim penyidik.

“Saksinya ada penambahan dari awalnya 18 orang sekarang sudah 24 orang yang dimintai keterangan,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved