Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

PAD Halmahera Selatan Baru Capai Rp150 Miliar, OPD Penghasil Diminta Kejar Target Jelang Akhir Tahun

PAD Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara jelang akhir tahun 2024, dilaporkan masih jauh dari target.

Dok. Pos-Kupang.com
PAD Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara jelang akhir tahun 2024 masih jauh dari target, Minggu (10/11/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara jelang akhir tahun 2024, dilaporkan masih jauh dari target.

Pendapatan yang bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan lain-lain itu, tercatat baru terserap Rp150 miliar.

Padahal dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024, PAD ditargetkan terkumpul sebanyak Rp200 miliar.

Baca juga: 3 Fakta Boki Fatimah Asal Bacan Maluku Utara yang Diusul Jadi Pahlawan Nasional

Itu artinya, realisasi PAD di sisa tahun anggaran 2024, adalah 80 persen. Sementara batas waktu realisasi pada akhir Desember 2024.

Meski begitu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Selatan, Muhammad Nur, menyatakan masih ada peluang untuk mendongkrak PAD.

Ia meminta, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyumbang PAD fokus mengejar target di sisa waktu saat ini, yaitu November dan Desember.

"Insya allah kami optimis hingga akhir tahun nanti bisa capai 100 persen atau capai target sebesar Rp200 miliar,” katanya, Minggu (10/11/2024).

Nur menyebut, sekarang ini ada beberapa OPD penyumbang PAD sedang menghitung hasil penarikan tetribusi di sejumlah objek.

Baca juga: Peserta MTQ Korpri Nasional 2024 Asal Maluku Utara Raih Juara Kategori Hafizh Al-Quran

Karena itu, ia menyatakan kemungkinan target PAD Rp200 miliar bisa lebih jika sudah direalisasi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Halmahera Selatan, juga sudah memproyeksikan penerimaan PAD untuk tahun 2025 mengalami kenaikan Rp10 miliar, sehingga total PAD akan mencapai Rp210 miliar.

“Untuk itu, kami berharap kepada pimpinan OPD penyumbang PAD terus berinovasi, menggarap potensi yang ada secara maksimal agar menggenjot progress PAD nantinya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved