Libatkan Masyarakat, Kemendukbangga/BKKBN Gelar Tasyakuran Rebranding Nomenklatur dan Logo
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendugbangga) RI menggelar tasyakuran rebranding nomenklatur
TRIBUNTERNATE.COM – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendugbangga) RI menggelar tasyakuran rebranding nomenklatur, Jumat (20/12/2024).
Tasyakuran tersebut dihelat di dua Lokasi yakni Lapangan Parkir Halim I Kantor Kemendukbangga/BKKBN yang dimulai pukul 06.00 WIB, dan Masjid Adzuriyyah pukul 13.00 WIB.
Tasyakuran dimulai dengan senam pagi bersama Masyarakat dan diakhiri pemotongan tumpeng. Selanjutnya, pukul 13.15 WIB nanti, akan dilakukan penyerahan santunan secara simbolis untuk 50 anak yatim piatu.
Baca juga: Belum Tetapkan Tersangka Korupsi BPRS, Kejari Halmahera Selatan Didemo
Selain secara langsung, tasyakuran juga diikuti oleh berbagai perwakilan Kemendukbangga/BKKBN dan mitra lainnya di seluruh Indonesia melalui zoom meeting.
Dalam laporannya, Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi (Adpin) Kemendukbangga/BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, mengatakan bahwa tasyakuran hari ini merupakan salah satu ikhtiar, dalam memaklumatkan nomenklatur dan logo dari BKKBN ke Kemendukbangga.
“Perubahan logo saat ini sama seperti cita kita kedepannya, bukan berarti BKKBN sudah tidak ada, tapi beralih satu Tingkat menjadi Kementerian,” kata Sukaryo.
Sukaryo memastikan, pihaknya akan mengupayakan untuk mensosialisaiskan hakekat kemendukbangga ke seluruh rakyat Indonesia, tentunya dalam berbagai momentum.
“Supaya Masyarakat lebih mengenal kita setelah berubah menjadi Kemendukbangga,” jelasnya.
Ia mengatakan, tasyakurun hari ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan menyongsong Hari Ibu.
Sukaryon pun turut berterima kasih kepada seluruh Masyarakat hingga jajaran Kemendukbangga yang hadir dalam acara tersebut.
“Sebagai panitia, terima kasih kehadiran Masyarakat dan juga para penampil yang memeriahkan acara Rebranding ini,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, menyatakan bahwa meskipun saat ini BKKBN telah menjadi Kementerian, namun nilai, semangat, dan kewenangannya masih sama.
Baca juga: Polda Malut Kerahkan 183 Personel Amankan Perayaan Nataru di Ternate, TNI Siap Bantu
“Kami masih mengurus kependudukan dan pembangunan keluarga, semangatnya masih sama, tapi kalau dulunya dua anak cukup saat ini menjadi dua anak lebih sehat,” tegasnya.
Ia berharap, dengan kedudukan BKKBN menjadi Kemendukbangga saat ini, masalah kependudukan hingga perencanaan ekonomi Indoensia semakin bagus, dana visi 2045 Menuju Indoensia Emas dapat terwujud.
”Kita pasti hadir dalam setiap kebutuhan masyarakat dan sesuai kewenangan, akan berusaha semaksimalkan mungkin, semoga step by step masalah Masyarakat bisa diatasi,” tandasnya. (*)
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
Mengenal Lebih Dekat Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Maluku Utara |
![]() |
---|
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang |
![]() |
---|
Siap Edar 30 Botol Cap Tikus, IRT Asal Manado Ditangkap Polsek Ternate Selatan |
![]() |
---|
Dispar Maluku Utara Dorong Sertifikasi Pemandu Selam Lewat Pelatihan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.