Halmahera Timur
DPRD Halmahera Timur Minta PT Priven Lestari Lakukan Ini Sebelum Lakukan Aktivitas Pertambangan
Dampak lingkungan serta kesejahteraan warga lingkar tambang di Desa Buli, Kecamatan Maba, Halmahera Timur harus dijadikan prioritas
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara memberi sebuah permintaan kepada PT Priven Lestari yang nanti beroperasi di Desa Buli, Kecamatan Maba.
Permintaan itu adalah mempertimbangkan saran dan pendapat warga lingkar tambang sebelum lakukan aktivitas pertambangan.
Perihal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Halmahera Timur Moh Kandung, Rabu (8/1/2025).
"Mereka diharapkan dapat negosiasi dan berkomunikasi dengan warga disana."
Baca juga: Rp 20 Miliar untuk Program Makanan Bergizi Gratis di Maluku Utara
"Hal itu dilakukan guna melihat apa dampak, yang nanti dirasakan warga, "kata Moh Kandung.
Dikatakan, meskip aktivitas pertambangan yang akan dilakukan belum diketahui jadwal operasinya.
Baca juga: 20 Anggota DPRD Morotai Disebut Lupa Perjuangkan Kepentingan Publik
Namun diyakini aktivitas pertambangan di bawah kaki Gunung Wato-wato, pasti memiliki dampak (negatif) lingkungan.
Dampak lingkungan yang dimaksud di antaranya sempit lahan pertanian, serta krisis air bersih.
"Terkait aktivitas perusah tambang (PT Priven Lestari), sejauh ini kami belum dapat informasi kapan beropersi, "tandasnya. (*)
| Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial, Ini yang Disampaikan Kapolres Halmahera Timur |
|
|---|
| Wujudkan Harmoni dan Kebersamaan, PT Position Dukung Perayaan Paskah di Kota Maba |
|
|---|
| Resmi Dilantik Jadi Ketua KONI Halmahera Timur, Ricky Richfat: Fokus Terdekat Saya Porprov Tahun Ini |
|
|---|
| Harga Bawang Putih, Cabai dan Tomat di Pasar Kota Maba Halmahera Timur, Minggu 29 Maret 2026 |
|
|---|
| HUT PPNI ke 52, PKM Mabapura Bersama PT Position dan Komunitas Teman Berbagi Gelar Sunatan Massal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/MohKandung-DPRD-haltim.jpg)