Halmahera Selatan
Sedot Anggaran Rp 2,7 Miliar, Proyek Drainase di Halmahera Selatan Tak Selesai
Proyek drainase dikerjakan CV Dapoer Group dengan nilai anggaran sebesar Rp 2,7 miliar lebih yang bersumber dari APBD 2024 Halmahera Selatan
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Proyek pembangunan drainase dalam Kota Labuha yang melekat di Dinas PUPR Halmahera Selatan, Maluku Utara jauh dari kata rampung.
Padahal berdasarkan nomor kontrak kerja nomor: 611/17/SPP-SDA/DPUPR-HS/DAU/2024, pekerjaan tersebut terhitung mulai dari 17 Mei 2024 dengan waktu pelaksanaan 180 hari.
Proyek ini dikerjakan CV Dapoer Group dengan nilai anggaran sebesar Rp 2,7 miliar lebih, yang bersumber dari APBD 2024.
Pantauan TribunTernate.com, Rabu (15/1/2025), lokasi proyek drainase yang belum dikerjakan, panjangnya diperkirakan lebih dari 100 meter.
Baca juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Rudapaksa dan Pornografi Siswi SMP di Halmahera Selatan
Tampak juga sejumlah material dan alat kerja dibiarkan di sekitar lokasi. Sementara tanah yang sudah digalih terlihat tertumpuk air akibat hujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Halmahera Selatan Nasrun mengaku tak tahu penyebab proyek itu tak kunjung tuntas, meski masa kontrak sudah selesai.
Namun menurut informasi, kata dia, sebagian lahan yang masuk lokasi proyek dipersoalkan pemiliknya lantaran belum ada pembayaran.
"Tapi yang lebih tahu Pak Kadis (PUPR) karena beliau PPK-nya (Pejabat Pembuat Komitmen), "kata Nasrun, Rabu (15/1/2025).
Baca juga: DPRD Halmahera Selatan Panggil PUPR dan BPKAD Karena Proyek Multiyears Belum Tuntas
Nasrun juga mengaku jumlah anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 2,7 miliar.
Uang miliaran rupiah itu, dipergunakan untuk tiga segmen pekerjaan. Yaitu ruas Kantor Pariwisata, Kantor PDAM dan jalan Kabenti.
"Jadi ada tiga segemen. Tapi saya tara (tidak) tahu masalahnya (sampai pekerjaan belum seelsai), "tandasnya. (*)
| Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Tambang Ilegal di Obi Halmahera Selatan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Pengantin Baru di Halmahera Selatan Raup Rp 420 Juta dari 'Bendera Uang' Tamu Undangan |
|
|---|
| Tiang Listrik di Jalan Babang-Wayaua Halmahera Selatan Ancam Pengendara |
|
|---|
| 9 Desa di Halmahera Selatan Rayakan Idulfitri Lebih Awal dari Pemerintah |
|
|---|
| Kades Kawasi Halmahera Selatan Dituduh Jual Lahan Warga ke Perusahaan, Tim Hukum Bantah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Proyek-drainase-terbengkalai-di-Halmahera-Selatan.jpg)