Gantung Diri
Sepekan 2 Warga Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Ternate, 1 Korban Mahasiswi
Diduga korban yang masih berusia 18 tahun itu sempat cekcok dengan pacarnya via whatsApp. Polisi masih selidiki.
Polisi kemudian ke lokasi kejadian. Lalu meminta keterangan saksi dan membawa korban ke rumah sakit untuk divisum.
Menurut Wahyudin, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Sumaya dan Hariyana.
Saat itu Sumaya baru pulang dari pasar. Ia kemudian mengajak Hariyana mencari korban.
Alasannya sejak pagi korban tak dilihatnya.
Awalnya Sumaya mencari BDD di kamar korban. Namun hanya ditemukan dompet miliknya.
Saksi kemudian menelpon sembari berjalan mencari korban. Namun tak mendapat respon.
Saat berjalan di depan gudang, saksi melihat pintu gudang dalam keadaan terbuka.
Saksi kemudian masuk mengecek.
Ketika masuk, korban terlihat sudah tergantung kain merah dengan kaki menyentuh tanah.
Wahyudin menambahkan, korban sempat menulis status di whatsApp sehari sebelumnya dengan tulisan "Pamit Undur Diri.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Tobelo, Halmahera Utara. (*)
Kontak Bantuan
Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan atau rasa depresi yang ada.
Jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik terdekat yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Anda juga bisa simak DI SINI
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.