Halmahera Selatan
Rustam Nuru Soroti Penolakan Warga atas Aktivitas PT IMS di Pulau Obi Halmahera Selatan
"Kami tidak menginginkan lagi ada anak-anak perusahaan lainnya masuk ke ke Pulau Obi, "tukas anggota DPRD Halmahera Selatan Rustam Ode Nuru
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Anggota DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara Rustam Ode Nuru menyoroti kehadiran PT Intim Mining Sentosa (IMS) di Pulau Obi.
Perusahaan tambang nikel yang akan beroperasi di Desa Fluk dan Desa Bobo, Kecamatan Obi Selatan itu saat ini masih mendapat penolakan dari masyarakat di desa setempat.
Menurut Rustam, penolakan karena proses pelaksanaan konsultasi publik tidak dilakukan secara terbuka.
Seharusnya perusahaan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses perkenalannya.
Baca juga: Nelayan di Halmahera Selatan Keluhkan Kelangkaan Es Balok
"Jadi mestinya konsultasi publik harus melibatkan semua unsur di dua desa di sana."
"Mulai dari tokoh agama, pemuda, masyarakat maupun unsur pemerintahan di wilayah lingkar tamabng, "katanya, Minggu (2/2/2025).
Rustam tidak bermaksud turut menghalangi investasi negara masuk ke Halmahera Selatan, sebagaimana perintah undang-undang.
Tetapi paling tidak, mekanisme eksploitasi dan eksplorasi pertambangan juga harus didudukan.
"Yang paling penting adalah transparansi pembahasan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang harus di buka, "imbuhnya.
Anggota DPRD Halmahera Selatan dari daerah pemilihan (Dapil) Pulau Obi itu juga menyatakan, dirinya bersama sejumlah anggota DPRD dari Dapil yang sama, telah bersepakat menolak kehadiran PT IMS.
"Kami tidak menginginkan lagi ada anak-anak perusahaan atau sub kontraktor lainnya masuk ke ke Pulau Obi, "tukasnya.
Pemkab Halmahera Selatan bersama PT IMS sebelumnya telah membahas rencana induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dalam rapat konsultasi publik, Kamis (30/1/2025).
Pantauan TribunTernate.com, rapat ini berlangsung di Kantor Bappeda Halmahera Selatan, Jl Karet Putih, Kecamatan Bacan.
Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tampak hadir dalam rapat tersebut.
Selain itu, rapat konsultasi publik juga dihadiri Pemerintah Desa Bobo, karena Desa Bobo masuk dalam wilayah operasi PT IMS.
| 9 Desa di Halmahera Selatan Rayakan Idulfitri Lebih Awal dari Pemerintah |
|
|---|
| Kades Kawasi Halmahera Selatan Dituduh Jual Lahan Warga ke Perusahaan, Tim Hukum Bantah |
|
|---|
| Daftar Harga Minyak Tanah di Halmahera Selatan, Wilayah Gane Tertinggi Rp6.200 per Liter |
|
|---|
| Balap Liar Marak di Bacan, Kapolres Halmahera Selatan Janji Tindak Tegas |
|
|---|
| Diduga Langgar Aturan, GP2LH Desak Satgas PKH Investigasi Aktivitas PT Poleko di Obi Halsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Realisasi-kegiatan-fisik-Pemkab-Halmahera-Selatan.jpg)