Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hadiri Konkernas 2025 di Jakarta, Hak Guru Jadi Atensi Pengurus PGRI Ternate

Pengurus Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kota Ternate, Maluku Utara, menghadiri Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) I Masa Bakti XXIII Tahun 2025

TribunTernate.com/istimewa
KONKERNAS PGRI - Ketua PGRI Ternate, Maluku Utara, Rizal Marsaoly, bersama pengurus menghadiri Konkernas di Jakarta, Rabu (12/2/2025). (Foto : Angga/Narasi Timur) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Pengurus Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kota Ternate, Maluku Utara, menghadiri Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) I Masa Bakti XXIII Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 Februari sampai 13 Februari 2025 itu, berlangsung di Hotel Millenium Sirih Jakarta.

Konkernas 2025 yang dihadiri seluruh Pengurus PGRI se Indonesia, termasuk Kota Ternate itu, bertajuk 'Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat'.

Baca juga: DPRD Halmahera Selatan Dorong Pemkab Bangun Jalan dan Jembatan di Kecamatan Bacan Timur

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, konkernas tahun ini membahas berbagai isu yang sedang dihadapi oleh guru dan pendidikan di Indonesia.

Para delegasi juga membahas tentang strategi dan program kerja PGRI untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Kemudian, peningkatan kapasitas kepemimpinan dan kaderisasi anggota, program perempuan PGRI, advokasi dan kampanye tentang isu-isu aktual terkait dengan pendidikan dan guru.

Ia menuturkan, Konkernas 2025 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PGRI untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.

Baca juga: Kemenag Ternate Tetapkan Zakat Fitrah 2025, Ini Besarannya

“Karena tujuan PGRI untuk membina, mempertahankan, dan meningkatkan kesejahteraan guru dan wadah bagi para guru dalam membela hak azasinya,” tandasnya.

Sementara, Ketua PGRI Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, kegiatan organisasi profesi ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menyuarakan aspirasi guru serta menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pendidikan.

“Dengan harapan kebijakan pendidikan ke depan dapat lebih berpihak kepada tenaga pendidik serta meningkatkan kualitas pembelajaran,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved