Minta Maaf ke Direktur PT NHM Haji Robert, Ketua AMP Togammoloka Maluku Utara : Saya Menyesal
Kasus Ketua Asosiasi Mahasiswa Pemuda Pelajar Tobelo, Galela, Malifut, Morotai, Loloda, dan Kao (AMPP Togammoloka) Maluku Utara Muhammad Iram Galela
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM - Kasus Ketua Asosiasi Mahasiswa Pemuda Pelajar Tobelo, Galela, Malifut, Morotai, Loloda, dan Kao (AMPP Togammoloka) Maluku Utara Muhammad Iram Galela berakhir damai.
Sebelumnya, Muhammad Iram Galela dilaporkan oleh Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) Romo Nitiyudo Wachjo atau Haji Robert melalui kuasa hukumnya Iksan Maujud, atas dugaan kasus pencemaran nama baik.
Atas laporan tersebut, penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara kemudian menetapkan Muhammad Iram Galela sebagai tersangka.
Baca juga: Intip Harta Kekayaan Ketua Bapemperda DPRD Maluku Utara Farida Djama
Muhammad Iram Galela yang tidak ingin memperlebar masalah langsung menemui Haji Robert.
Dengan pertemuan itu, lanjut Iram, ia sangat menyesal apa yang sudah dilakukan dan memohon maaf kepada Haji Robert, keluarga dan PT NHM serta masyarakat Maluku Utara
“Saya didampingi Sekjen AMPP Togamoloka, Indra Ardiyansa dan kedua orang tua saya datang ke kantor Pusat PT NHM di Jakarta, pada Selasa 18 Februari 2025 untuk meminta maaf ke bapak Haji.”
“Saya minta maaf ke Pak Haji dan kami juga berdiskusi untuk bagaimana selesaikan masalah ini secara kekeluargaan melalui jalur Restorative Justice,” kata Iram saat dikonfirmasi TribunTernate.com, Rabu (19/2/2025).
Selain itu, Iram mengaku telah membuat surat permohonan maaf.
Disamping itu, AMPP Togammoloka Maluku Utara dan PT NHM berkomit menekankan angka kemiskinan dan misi kemanusiaan.
Iram mengaku untuk laporan polisi telah dilimpah ke kejaksaan dan jadwal persidangan pun sudah keluar.
Baca juga: Jabat Plt Kadis PUPR Taliabu, Segini Harta Kekayaan Sunitli Dase
“Saya sudah dipanggil untuk ikut sidang, tapi Pak Haji juga sudah koordinasi untuk damai lewat RJ di pengadilan," tuturnya.
Selain itu, Haji Robert mempertanyakan kesalahannya, yang membuat Muhammad Iram Galela mengklaim adanya tindakan tidak etis yang melibatkan pimpinan NHM.
“Saya selalu bertanya-tanya salah saya apa, sehingga saya difitnah, sedangkan saya ini cinta sama rakyat Maluku Utara," tandasnya. (*)
Jelang Aksi 1 September, Polres Ternate Siagakan Personel dan Gelar Simulasi Dalmas |
![]() |
---|
Polisi Usut Proyek Jalan Hotmix Rp 15 Miliar di Halmahera Barat |
![]() |
---|
Viral Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Massa Bawa Action Figure Iron Man Hingga Jam Tangan Rp 11 M |
![]() |
---|
Sampah Berserakan di Jalan SPBU Bobong Pulau Taliabu |
![]() |
---|
Polisi dan Warga Taliabu Gelar Salat Gaib untuk Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.