Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liputan Wisata

Menelusuri Museum Rempah dan Sejarah Kota Ternate di Benteng Oranje

Meski banyak yang belum tahu, keberadaan Museum sejarah dan Museum rempah menjadi lokasi yang menyuguhkan banyak informasi dan edukasi

Tayang: | Diperbarui:
TribunTernate.com/IgaAlmira
LIPUTAN WISATA - Bagian dalam Museum Sejarah Ternate, Sabtu (15/2/2025). Menulusuri Museum Rempah dan Sejarah Kota Ternate di Benteng Oranje. 

Dikutip dari tulisan Rinto Taib berjudul MUSEUM SEJARAH TERNATE: NILAI PENTING, JALUR REMPAH & WARISAN DUNIA UNESCO, nisan beraksara latin tersebut ketika diterjemahkan berartikan:

“disini terbaring atau dimakamkan Yang Mulia Putri (ratu) Zuzanna de Cafft istri dari komandor Anthony van Doorst ditempat tidur anak meninggal dengan tenang 20 Januari 1667”

Tak hanya peninggalan Ternate, koleksi pribadi yang dipamerkan dalam museum juga ada keramik dari Cina, prasasti hingga koleksi dari Persia.

Koleksi Rinto Taib dari penjuru dunia tersebut juga dipamerkan karena dipandang relevan dengan kebudayaan Ternate.

Sementara pada Museum Rempah Ternate tentunya memamerkan rempah lengkap dengan tulisan edukasi sejarah jalur rempah Ternate.

LIPUTAN WISATA - Bagian dalam Museum Rempah Ternate, Sabtu (15/2/2025).
LIPUTAN WISATA - Bagian dalam Museum Rempah Ternate, Sabtu (15/2/2025). (TribunTernate.com/IgaAlmira)

Dipamerkan juga keramik antik replika bertuliskan VOC, koleksi miniatur perahu kora-kora, lukisan hingga koleksi bebatuan dan lain-lain.

Pada salah satu ruangan, terdapat keramik antik lainnya yang disimpan Rinto Taib, peluru meriam, botol arak dan masih banyak lagi koleksi yang dipamerkan.

Berkaitan dengan status kepemilikan Museum Sejarah Ternate yang memamerkan koleksi pribadinya ini, kata Rinto Taib akan dikelola oleh sebuah yayasan.

LIPUTAN WISATA - Miniatur perahu Kora-kora dan jenis perahu lainnya yang dipamerkan di Museum Rempah Ternate. Difoto pada Sabtu (15/2/2025).
LIPUTAN WISATA - Miniatur perahu Kora-kora dan jenis perahu lainnya yang dipamerkan di Museum Rempah Ternate. Difoto pada Sabtu (15/2/2025). (TribunTernate.com/IgaAlmira)

"Bisa saja seperti milik pribadi, tapi melalui suatu payung hukum. Jadi idealnya di dalam hal pengelolaan itu, dikelola oleh yayasan," Jelasnya.

Yayasan tersebut nantinya berhubungan dengan dirinya selaku pemilik koleksi yang dipamerkan, yang kedepan akan dibentuk.

Rinto Taib juga mengatakan bahwa nilai dari keberadaan dua Museum ini tidak hanya pada banyaknya koleksi, melainkan keberadaan Gedung yang sudah ada sejak dulu.

"Kita maksimal tidak melihat dari banyaknya koleksi, karena gedung ini sendiri adalah koleksi."

"Jadi Bagaimana kita menjelaskan pada pengunjung terkait dengan story telling nya, riwayat dari gedung ini sebenarnya kaya bagaimana, jalan ceritanya,"

Hal ini menjelaskan bahwa gedung dari museum pun merupakan koleksi yang memiliki banyak informasi serta edukasi.

Untuk itulah keberadaan Museum Rempah serta Sejarah ternate ini sangat penting, baik sebagai lokasi wisata maupun pembelajaran.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved