Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Segitu Khawatirnya Sherly Laos, Gubernur Malut Titip Program Ini demi Cegah Pelecehan kepada Anak

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, sepertinya begitu khawatir dengan nasib generasi muda di daerahnya.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@s_tjo
KEKHAWATIRAN SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, dalam pelantikan Ketua PKK Kabupaten/Kota Seluruh Maluku Utara. Gambar tangkap layar diambil dari Instagram @s_tjo pada 11 Maret 2025. Sherly Laos tidak ingin anak-anak sebagai generasi penerus menjadi korban fisik atau psikis dari pelecehan seksual. 

TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, sepertinya begitu khawatir dengan nasib generasi muda di daerahnya.

Sherly Laos tidak ingin anak-anak sebagai generasi penerus menjadi korban fisik atau psikis dari pelecehan seksual.

Maka dari itu, sang gubernur menitipkan program sosialisasi pencegahan pelecehan seksual kepada para Ketua PKK di kabupaten dan kota di seluruh Maluku Utara.

Baca juga: Sherly Laos Teringat Dampingi Benny Laos di Morotai, Gubernur Malut Kenang Sulitnya Jadi Ketua PKK

Baca juga: Balas Budi Sherly Laos kepada Muda-mudi Maluku Utara: Giliran Saya Berjuang untuk Kalian

Hal itu diungkapkan Sherly Laos dalam pelantikan Ketua PKK seluruh kabupaten dan kota.

Adapun program itu memang pernah dilakukan Sherly Laos kala menjadi Ketua PKK di masa jabatan mendiang Benny Laos sebagai Bupati Pulau Morotai.

Sherly Laos berharap, para wanita bisa berdaya untuk menggaungkan pencegahan pelecehan seksual.

"Dan satu program yang dulu pernah saya lakukan dan menurut saya baik untuk dilakukan, yaitu sosialisasi tentang pencegahan pelecehan seksual pada anak."

"Dan waktu ketika saya masih menjadi Ketua PKK di Kabupaten Pulau Morotai, saya melakukan kunjungan ke SD, SMP, dan SMA."

"Menjelaskan apa itu pelecehan seksual dan kemudian anak-anak akan menulis di note, bahwa apakah mereka pernah dilecehkan atau tidak."

"Dan banyak sekali programnya akan saya sosialisasikan untuk dibuatkan satu SOP dan diteruskan kepada 10 kabupaten/kota nantinya, semoga bisa dilanjutkan."

"Oleh karena itu, sosialisasi pencegahan pelecehan seksual menjadi titipan saya kepada para ketua PKK kabupaten, kota, dan provinsi untuk diperhatikan karena mereka adalah generasi emas kita dan mereka harus tumbuh dengan keadaan sehat fisik dan mental," jelasnya.

Tiga Poin Penting Sherly Laos

Sherly Laos menjabarkan tiga poin penting untuk para istri Bupati dan Wali Kota Malut yang dilantik sebagai Ketua PKK.

Dalam pelantikan itu, Sherly Laos menitipkan pesan berupa poin-poin paling penting untuk para wanita, termasuk pelecehan.

Sherly Laos menekankan sosialisasi untuk pencegahan aksi pelecehan, khususnya terhadap anak-anak perempuan.

Kemudian soal ketahanan pangan serta kesehatan ibu dan anak.

"PKK Bergerak: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Keluarga Sehat & Sejahtera ”

Hari ini, saya dengan bangga menyaksikan pelantikan 8 Ketua PKK Kabupaten/Kota se-Maluku Utara. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan, anak, dan keluarga.

Sebagai Ketua Pembina PKK Malut, saya ingin menitipkan beberapa hal penting:

- Sosialisasi pencegahan pelecehan terhadap anak dan perempuan. Kita harus bersama melindungi mereka, memastikan setiap anak tumbuh dengan aman dan perempuan hidup dengan bermartabat.

- Ketahanan pangan dan gizi keluarga. PKK harus menjadi mitra utama dalam mendorong pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan keluarga, serta memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan yang lebih mandiri.

- Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. PKK memiliki peran besar dalam mendorong ibu-ibu untuk aktif memeriksakan kesehatannya di posyandu dan puskesmas. Kesehatan adalah investasi terbesar bagi keluarga dan generasi penerus.

Mari bersama bekerja dengan hati, bergerak dengan aksi nyata, dan menciptakan perubahan yang berdampak. PKK bukan hanya menjalankan program, tetapi membawa harapan dan perlindungan bagi setiap keluarga.

Perempuan berdaya, anak terlindungi, keluarga sehat, Maluku Utara maju!" ungkapnya.

Dalam momen itu, Sherly Laos juga menyampaikan soal pengalamannya dulu kala mendampingi mendiang suaminya, Benny Laos, saat menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai.

Sebagai mantan Ketua PKK Pulau Morotai, Sherly Laos mengaku sudah merasakan apa yang dirasakan para istri bupati dan wali kota itu.

Yakni menggerakkan para wanita di daerahnya namun dengan anggaran yang begitu kecil.

"Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai seorang gubernur atau Ketua Pembina PKK, tapi saya juga alumni dari PKK."

"Saya pernah menjadi salah satu dari ibu-ibu yang duduk di sana sebagai Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pulau Morotai waktu itu."

"Saya tahu bagaimana menggerakkan PKK dalam kondisi anggaran yang sangat minimalis itu," ujar Sherly Laos.

Sherly Laos Kunjungi Rumah Dinas

Sherly Laos menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah dinasnya di Kota Sofifi.

Sherly Laos memang belum bisa langsung tinggal di rumah dinas tersebut setelah dilantik dan serah terima jabatan sebagai gubernur.

Pasalnya, rumah itu dalam kondisi rusak parah hingga membuat warga Maluku Utara kaget.

Untuk sementara, Sherly Laos sempat menginap di rumah dinas Sekprov lantaran rumah dinasnya harus direnovasi.

Sherly Laos mengunggah momen kunjungan dirinya di Instagram pada Minggu, 9 Maret 2025.

Tampak rumah berdesain mewah serba kuning itu mengalami kerusakan yang cukup parah.

Terlihat atap runtuh sebagian dan reruntuhannya pun masih berserakan di lantai beserta gentingnya.

Di beberapa ruangan juga tidak ada langit-langit sampai kerangka pun terlihat.

Tidak heran sejumlah warga terkejut dengan kondisi rumah dinas itu.

@sony**: Astaganaga, itu rumdin gub kok bisa hancur begitu dana renovasi dong biking apa sja ,bapatelaa..

@gast**: Dlu angaran rumah dinas gubernur itu ada.. tapi dong Tara pernh renofasi.. dia p doi sj dong renovasi... semogah ibu Sherly ruba samua yg kotor kotor jdi bersih..

@rkin**: Rumah dinasnya rusak ya bu... Enak tinggal d rumah sendiri...ngga wajib tinggal di rumdin ya bu...salam sehat dan sukses dari jauh..

@marc**: Rumdis pe bagus itu dia Dong kase biar kong dong bangun tiang 4 di Ternate padahal Rumdis itu juga di bangun dgn doi Negara

@rahm**: Masih hancur ya, padahal gub yang lama udh renov dengan biaya fantastic loh

Sherly Laos Ingin Mengabdi

Sherly Laos hanya ingin mengabdi dan tidak ingin memperkaya diri.

Sherly Laos ingin menjalankan amanah dari rakyat Maluku Utara dengan bekerja semaksimal mungkin menyejahterakan rakyat.

Bagaimana tidak, Sherly Laos menyebut para pejabat negara digaji dari rakyat, sehingga sudah sepantasnya melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat.

Untuk itu, Sherly Laos juga memberikan pesan ini kepada para pejabat Maluku Utara.

Sherly Laos menegaskan dirinya tidak akan menyelewengkan amanah dari warga Maluku Utara.

Istri mendiang Benny Laos itu menyebut, dirinya tidak akan memberikan jabatan atau proyek untuk orang-orang terdekatnya.

Hal itu disampaikan Sherly Laos dalam rapat bersama sang wakil, Sarbin Sehe, serta Kepala BPK pada Rabu, 5 Maret 2025.

Sang gubernur memberi pengertian kepada para pejabat untuk menjadi amanah menjalankan tugasnya demi rakyat dan bukan untuk diri sendiri atau keluarga.

"Saya tidak memberikan kewenangan kepada siapa pun, siapa pun, saudara saya, teman saya, orang dekat saya, saya tidak memberikan kewenangan kepada siapa pun untuk membawa nama saya, untuk menjual jabatan, menjual proyek."

"Saya tidak butuh tambahan nilai ekonomi dari saudara-saudara, teman kerja saja, 5 tahun ke depan."

"Saya hanya mengharapkan, kita diberi amanah oleh rakyat, digaji oleh rakyat, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka," tegasnya.

Lebih lanjut, Sherly Laos juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para menteri saat retreat di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Mereka menyampaikan pesan kepada para kepala daerah yang terpilih untuk bisa melayani rakyat dengan baik sesuai tugas dan kewajiban dasar mereka sebagai pemimpin.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila) 

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved