Pemprov Malut
Sherly Laos Tuai Hasil Rapat Benny Laos sebelum Tiada: Papi Pasti Bangga Lihat Mereka Bahagia
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, menuai hasil dari program yang direncanakan mendiang sang suami, Benny Laos.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, menuai hasil dari program yang direncanakan mendiang sang suami, Benny Laos.
Sherly Laos memanen bandeng yang merupakan hasil diskusi Benny Laos dengan Kepala Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat.
Sang kepala desa, Mancelina Lobby pernah berdiskusi tujuh bulan lalu bersama Benny Laos.
Baca juga: Pesan Sherly Laos untuk Daerah Lain yang Punya Hutan Mangrove seperti Malut: Dijaga dan Diperbanyak
Baca juga: Sherly Laos Kunjungan ke Pabrik Dewa Coco, Gubernur Malut Bangga Ada Pembangkit Listrik dari Kelapa
Diskusi itu mengenai budidaya bandeng yang merupakan pemanfaatan alokasi dana desa untuk program ketahanan pangan.
Sherly Laos ditemani Kepala Desa Todowongi dan Bupati Halmahera Barat melakukan panen bandeng perdana yang ditotal beratnya sampai 12 ton pada Jumat, 11 April 2025.
Momen membanggakan itu dibagikan Sherly Laos melalui unggahan Instagramnya pada Minggu, 13 April 2025.
"PANEN BANDENG PERDANA
Papi @benny.laos 11 April kemarin .. saya panen bandeng perdana di Desa Todowongi.. hasil diskusi Ibu kades ama papi 7 bulan lalu .. sudah menghasilkan.. papi pasti bangga ngeliat wajah senang mereka menikmati hasil panen perdana .. en diborong semua 12 Ton ama IWIP
Apresiasi untuk Kepala Desa Todowongi - Halbar atas inisiatif luar biasa dalam memanfaatkan alokasi Dana Desa untuk program ketahanan pangan.
Dengan membudidayakan ikan bandeng, desa Todowongi berhasil melakukan panen perdana sebesar 12 ton — sebuah capaian yang patut dibanggakan!
Semoga ini menjadi langkah awal dari pengembangan yang lebih besar,
yang bukan hanya meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Mulai dari desa, kita bangun ketahanan pangan!
Saya menghimbau seluruh kabupaten di Maluku Utara mulai menginventarisasi potensi desa, khususnya untuk mendukung Program Ketahanan Pangan. Langkah awal ini akan dikoordinasikan langsung dengan para Bupati agar perencanaan dan pengelolaan bisa tepat sasaran.
Aset-aset Pemprov yang sudah tidak aktif juga akan saya hibahkan ke desa melalui Pemkab, agar bisa diaktifkan kembali dan dimanfaatkan untuk mendukung ekonomi masyarakat.
Saatnya desa menjadi pusat kekuatan pangan, kemandirian, dan masa depan Maluku Utara!" tulisnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.