Pemprov Malut
Sherly Laos Dorong Buka Jurusan Pendidikan Luar Biasa di Maluku Utara
"Kami sudah bisa melaksanakan sekolah dengan baik, mulai dari SD, SMP dan SMA. Hanya ketika kami mau melanjutkan pendidikan untuk berkuliah,"
Penulis: Iga Almira Rugaya Assagaf | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mendorong peluang dibukanya jurusan Pendidikan Luar Biasa untuk anak muda penyandang disabilitas.
Hal ini dikatakan Sherly Laos, pada kegiatan Jalan Santai Bersama Anak-anak SMA, SMK dan SLB di Kota Ternate, Minggu (27/4/2025).
Sherly Laos bagi keseruan dirinya jalan santai bersama para siswa-siswa serta Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara.
Baca juga: Sherly Laos: Program Pemprov Maluku Utara Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo
Baca juga: Gubernur Malut Sherly Laos Dorong Optimalisasi PAD dan Infrastruktur dalam Forum Kepala Daerah

Jalan santai serta kegiatan senam sehat ini berlangsung di Landmark Ternate.
Semarak hari pendidikan nasional ini juga diisi dengan pembagian hadiah bagi para siswa yang berhasil menjawab kuis dari Sherly Laos.
Ada juga penilaian lomba jalan santai, di mana SMA Negeri 10 Kota Ternate berhasil meraih predikat terbaik.
Pada kegiatan ini juga, salah seorang siswa perwakilan Sekolah Luar Biasa tingkat SMA, menyampaikan permintaannya ke Gubernur Maluku Utara.
Dirinya mengaku bersyukur bisa bersekolah dengan baik mulai di tingkat SD, SMP hingga SMA.
Namun ia mewakili para siswa SLB lainnya mengaku kesulitan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi di Maluku Utara.
Mendengar hal tersebut, Sherly Laos langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara yang juga hadir di lokasi, Abubakar Abdullah untuk menindaklanjuti.
Sherly Laos meminta agar Abubakar Abdullah menginventaris jumlah SLB yang ada di Maluku Utara, serta berkoordinasi dengan pihak kampus.
Membuka cabang pendidikan yang fokus pada anak-anak dan individu dengan kebutuhan pendidikan khusus, seperti disabilitas atau keterbatasan mental.
"Sekarang pertanyaannya untuk SLB. Apa yang adek-adek ingin Pemerintah lebih hadir atau perhatikan untuk fasilitas pada SLB?" tanya Sherly Laos.
"Kami sudah bisa melaksanakan sekolah dengan baik, mulai dari SD, SMP dan SMA. Hanya ketika kami mau melanjutkan pendidikan untuk berkuliah,"
"Itu sangat sulit di Maluku Utara. Karena belum ada jurusan PLB, Pendidikan Luar Biasa, untuk kami para penyandang disabilitas di Provinsi Maluku Utara," ujar salah seorang siswa perwakilan SLB.
Sherly Laos
Pemprov Malut
Maluku Utara
Sekolah Luar Biasa (SLB)
Pendidikan Luar Biasa
Abubakar Abdullah
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Sabet Baznas Award 2025: Bukti Dukungan Kuat Gerakan Zakat |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh |
![]() |
---|
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.