Senin, 8 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba Beberkan Alasan Ganti Kepala Dinas PMD

"Jadi Kadis DPMD ini sudah memasuki pensiun, sehingga kita mendorong beliau mengisi (jabatan) Staf Ahli yang kosong," ujar Bassam, Senin (5/5/2025).

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Isvara Savitri
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PEMKAB HALMAHERA SELATAN - Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba. Ia menyebut Kepala Dinas PMD Halmahera Selatan Maslan Hi. Hasan sudah masuk masa pensiun. 

TRIBUNTERNATE.COM, HALMAHERA SELATAN - Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba membeberkan alasan keputusannya mencopot Maslan Hi Hasan dari jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan.

Ia menyebut Maslan telah memasuki masa pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga digeser ke jabatan baru, yakni sebagai Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya pada Sekretariat Daerah Halmahera Selatan.

Posisi Maslan di Dinas PMD Halmahera Selatan digantikan oleh Zaki Abdul Wahab sebagai pelaksana tugas (plt).

Zaki sebelumnya menjabat Kepala Bidang BUMDes pada OPD tersebut.

"Jadi Kadis DPMD ini sudah memasuki pensiun, sehingga kita mendorong beliau mengisi (jabatan) Staf Ahli yang kosong," ujar Bassam, Senin (5/5/2025).

Baca juga: Rakor Penanggulangan Bencana dan Simulasi Tsunami di Tidore, Ahmad Laiman Sebut Perlu Libatkan Sipil

Baca juga: Warga Kota Ternate Diminta Segera Bayar PBB 2025, Bisa Lewat BPRS atau BP2RD

Selain masuk masa pensiun, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut keputusan pergantian Maslan juga tida lepas dari upaya meningkatkan efetiktifitas pelayanan di DPMD. 

"Kita harapkan DPMD diisi dengan wajah baru agar kemudian percepatan optimalisasi dinas terkait," ungkapnya.

Meski sudah ada pimpinan OPD yang diganti, Bassam mengaku belum memiliki rencana mengganti pejabat eselon II yang lain.

Menurut dia, pihaknya masih menunggu hasil seleksi 10 jabatan eselon II pada Juni 2024 lalu, yang sampai sekarang belum disetuji Kemendagri untuk pelantikan.

"Sementara ini kita masih penilaian, dan kita masih menunggu informasi dari Kemendagri terkait 10 jabatan eselon II yang kita usulkan. Kalau hasilnya seperti apa, kita akan verifikasi ulang supaya penempatannya sesuai," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved