Bea Cukai Ternate Dorong Sinergi Ekspor Non Tambang Maluku Utara
Olehnya itu, Kantor Bea Cukai Ternate siap mendorong ekspor non tambang dari sejumlah sektor
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sektor tambang masih mendominasi ekspor Provinsi Maluku Utara.
Olehnya itu, Kantor Bea Cukai Ternate siap mendorong ekspor non tambang dari sejumlah sektor.
Hal itu ditekankan lewat forum sinergi ekspor Maluku Utara yang melibatkan sejumlah instansi di Maluku Utara.
Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Miras dari Manado Masuk ke Ternate
Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Jaka Riyadi, menyebut pentingnya mendorong ekspor non tambang di Maluku Utara.
Seperti perikanan, kelautan, dan produk UMKM, agar ekonomi Maluku Utara menjadi lebih tangguh dan berkelanjutan.
“Saat ini, ekspor Maluku Utara masih sangat bergantung pada sektor pertambangan,” katanya, Rabu (21/5/2025).
Sementara untuk ekspor non-tambang hanya berkontribusi 0,1 persen dari total ekspor di tahun 2024.
Jaka menegaskan perlunya sinergi berkelanjutan antara pemangku kepentingan.
“Tiap instansi tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri karena keterbatasannya. Diperlukan langkah bersama untuk mendorong ekspor dari hulu hingga ke hilir,” ucapnya.
Ia juga mengusulkan inisiatif strategis seperti penyelenggaraan forum diskusi ekspor secara rutin, menyelenggarakan kelas ekspor, pertukaran data dan informasi, serta kolaborasi kegiatan untuk mendorong peningkatan kapasitas ekspor daerah.
“Hal ini juga tiap-tiap instansi menunjukan dukungan dan komitmen untuk mendorong ekspor komoditi non-tambang,” katanya.
Disamping itu, ada beberapa kendala utama dalam ekspor dari sisi logistik dan pelaku usaha, di mana terdapat keterbatasan akses kontainer ekspor yang berukuran 40 feet di Pelabuhan Ahmad Yani.
Baca juga: Gunung Dukono Halmahera Utara Erupsi Lagi, Kolong Abu Capai 1.600 Meter
Serta tantangan dalam pengembangan SDM pelaku ekspor dan peningkatan kualitas produk lokal juga menjadi perhatian serius.
Olehnya itu, Bea Cukai Ternate berharap forum tersebut tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah konkret dan berkelanjutan.
“Kami berharap ini menjadi awal dari kerja bersama yang nyata. Bukan hanya berhenti di pertemuan ini, tapi berlanjut dalam aksi-aksi konkret kedepannya,” tandas Jaka Riyadi. (*)
Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 2017, Pemkab Taliabu Cari Pengganti Salim Ganin |
![]() |
---|
Gercep, BPBD Tidore Lakukan Penanganan Banjir di Dusun Toburo Kecamatan Oba Utara |
![]() |
---|
Hanafi Jalani Tes Kejiwaan, Kapolsek Maba Halmahera Timur: Hasilnya Menyusul |
![]() |
---|
Nilai Produksi Ikan Tangkap Nelayan di Halmahera Selatan Capai Rp 45 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Inspektorat dan BPBJ Maluku Utara Bahas Rencana Aksi SPI KPK 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.