Pemprov Malut
TNI AL dan Pemprov Malut Perkuat Kesiapsiagaan Lewat Pelatihan Penanggulangan Bencana
Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ternate menggelar upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana, yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Lanal
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI– Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ternate menggelar upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana, yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Lanal Ternate, Rabu (28/5/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Upacara dipimpin Komandan Lanal (Danlanal) Ternate, Kolonel Laut (P) Supriadi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan pasukan dan kendaraan operasional, yang menandai dimulainya latihan terpadu ini.
Baca juga: Kejari Ternate Sita Dua Rumah Milik Terpidana Korupsi
Dalam sambutannya, Danlanal Ternate Kolonel Laut Supriadi menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam penanggulangan bencana adalah bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang.
Dalam hal ini, TNI berperan sebagai unsur pendukung yang bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam merespons situasi darurat secara cepat dan efektif.
“Pelatihan ini tidak hanya melibatkan personel TNI AL, tetapi juga menggandeng instansi sipil guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana, terutama mengingat tingkat kerawanan bencana alam di wilayah Maluku Utara yang cukup tinggi,” ujar Supriadi.
Adapun tujuan utama pelatihan ini mencakup empat poin strategis yakni meningkatkan kesiapsiagaan personel TNI AL dan instansi terkait dalam merespons peringatan dini gempa bumi dan tsunami, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana di wilayah Maluku Utara, khususnya Kota Ternate.
Baca juga: Chelsea Dijagokan Kalahkan Real Betis gara-gara Uang, Manuel Pellegrini: Kesempatan Kami Sama
Kemudian memperkuat pemahaman peran masing-masing instansi dalam penanganan bencana serta mekanisme evakuasi korban secara terpadu, membangun sinergi dan transfer pengetahuan antarinstansi, guna menciptakan pemahaman bersama dalam penanganan bencana secara menyeluruh.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan instansi teknis agar latihan ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi langkah konkret membangun kesiapsiagaan kolektif demi meminimalisir dampak korban jiwa dan kerugian material saat bencana terjadi.
“Kesiapan kita bersama adalah kunci. Koordinasi yang solid dan latihan berkelanjutan adalah cara terbaik menyelamatkan masyarakat dari risiko besar,” tandas Supriadi. (*)
| Benahi Tata Kelola Aset, Pemprov Maluku Utara Targetkan Inventarisasi Rampung dalam 3 Bulan |
|
|---|
| Genjot Pendataan Aset, Pemprov Maluku Utara Geser Anggaran OPD hingga Ratusan Juta |
|
|---|
| Meski Terkendala Status, Pemprov Maluku Utara Siap Bangun Jalan 10 Km di Pulau Taliabu |
|
|---|
| Sherly Laos Dukung DTS, Pelatihan AI untuk ASN hingga Pelaku UMKM di Maluku Utara |
|
|---|
| Bappeda Malut Saring Ketat Usulan Daerah, 410 Program Lolos untuk 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/latihan-penyelamatan-di-Lanal-Ternate.jpg)