Nurjaya Ibrahim Temukan Krisis Obat di Puskesmas Kalumpang Ternate
"Seharusnya efesiensi anggaran tidak berpengaruh pada pengurangan anggaran obat, "ungkap Anggota DPRD Kota Ternate Nurjaya Hi Ibrahim
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Terjadi krisis obat-obatan di Puskesmas Kalumpang di Kota Ternate, Maluku Utara.
Fenomena ini terungkap setelah anggota DPRD Kota Ternate Nurjaya Hi Ibrahim melakukan sidak belum lama ini.
Kepada Tribunternate.com Nurjana mengatakan, tak hanya krisis obat tetapi juga sebagian obat-obatan hampir kadaluarsa.
"Dari hasil sidak saya, fenomena ini karena terjadi efisiensi anggaran yang diberlakukan tahun ini."
Baca juga: Polisi Siap Gelar Perkara Dugaan Penjualan Ilegal Ore Nikel di Halmahera Timur
"Yang mana nilai pagu pembelian obat sebesar Rp 24 juta, turun menjadi 6,3 juta."
"Aksi saya ini (sidak) setelah terima aduan pasien yang mengaku sering tidak dapat obat, "papar Nurjana, Senin (2/6/2025).
Kondisi tersebut diperkuat pengakuan langsung dari salah seorang apoteker di sana bernama Wirda Katjong.
Dikatakan, buruknya sistem pengadaan obat yang selama ini berjalan tanpa melibatkan pihak Puskesmas secara langsung.
"Kami sering menerima obat yang sudah dekat masa kedaluwarsa, "ungbar Wirda Katjong.
"Seperti vitamin C dari pengadaan tahun lalu, sekarang sudah hampir kadaluwarsa dan belum terpakai, "lanjutnya.
Lebih parahnya lagi, lanjut Wirda, Puskesmas kerap diminta 'menghabiskan' obat meski tidak sesuai kebutuhan pasien.
Akibatnya, tumpukan obat tak terpakai memenuhi ruang penyimpanan yang menjadi simbol pemborosan dan ketidakefisienan.
"Setiap kali Puskesmas mengisi data kebutuhan obat secara rinci, hasilnya tak pernah direalisasikan."
"Bahkan alat kesehatan yang diterima sering kali tidak relevan dengan kebutuhan di lapangan.
"Seharusnya kami dilibatkan sejak awal, karena kami yang tahu apa yang dibutuhkan pasien, "keluhnya.
Rekap Korban Aksi Ricuh di 5 Daerah: Makassar Paling Parah, 3 Meninggal |
![]() |
---|
Gedung DPRD NTB Dibakar, Bendera Merah Putih Diturunkan, Massa Serukan Revolusi |
![]() |
---|
Pemprov Malut dan BIG Perkuat Kerja Sama Geospasial, Fokus Tingkatkan SDM dan Infrastruktur Data |
![]() |
---|
Tahun Depan, Pemprov Malut Bangun Industri Telur dan Pabrik Pakan |
![]() |
---|
Pemprov Malut Prioritaskan Jalan Tani dan Irigasi untuk Dukung Ketahanan Pangan 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.