Rabu, 29 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Opini

Krisis Manajerial di Rumah Sakit Daerah: Masalah dan Strategi Pemecahan Masalah

Sejak beberapa tahun terakhir, sebuah rumah sakit umum daerah di wilayah Maluku Utara menghadapi berbagai tantangan serius yang berdampak

Dok : Alwia Assagaf
OPINI - Krisis Manajerial di Rumah Sakit Daerah: Masalah dan Strategi Pemecahan Masalah oleh dr. Alwiah Assagaf, M.Kes 

Langkah strategis yang dapat diupayakan untuk keluar dari masalah ini adalah sebagai berikut :

1. Restrukturisasi Keuangan

Manajemen dapat memprioritaskan pada penyelesaian beban utang dan efisiensi pengeluaran, termasuk mengajukan pembiayaan kepada pemerintah daerah seperti operasional.

Penyesuaian skala prioritas anggaran dilakukan agar kebutuhan obat dan perbaikan sarana dapat terpenuhi secara bertahap.

2. Perbaikan Sistem Operasional dan Infrastruktur

Evaluasi kebutuhan infrastruktur dan investasi pada teknologi informasi serta sistem keamanan data mulai dilakukan guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

3. Penguatan Komunikasi dan Respons Pelayanan

Peningkatan kapasitas staf dalam komunikasi dan edukasi pasien dilakukan untuk merespon keluhan dan umpan balik dengan lebih baik, sekaligus memperbaiki hubungan antara tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Kesejahteraan yang menjadi hak harus terukur dan direncanakan penyelesaiannya.

4. Peningkatan Mutu Pelayanan dan Citra Rumah Sakit

Implementasi standar pelayanan prima, pengelolaan waktu tunggu pasien, dan peningkatan kebersihan dan keamanan fasilitas menjadi fokus utama untuk mengembalikan kepercayaan publik.

5. Penyesuaian Regulasi dan Struktur Organisasi

Dilakukan penyesuaian operasional sesuai dengan peraturan pemerintah pusat dan daerah agar tata kelola rumah sakit lebih efektif dan sesuai dengan sistem BLUD.

Kesimpulan

Krisis yang dialami rumah sakit daerah mencerminkan tantangan yang sering dihadapi institusi kesehatan di daerah ketika bertransformasi menuju pengelolaan berbasis BLUD.

Dominasi gaya penghindaran dan persaingan dalam manajemen konflik memperparah kondisi, sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif dan partisipatif untuk memperbaiki tata kelola dan kualitas pelayanan.

Langkah-langkah restrukturisasi keuangan, perbaikan sistem operasional, serta komunikasi yang lebih terbuka antara semua pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengatasi krisis ini.

Pengalaman ini menjadi pelajaran penting bahwa manajemen yang efektif dan kebijakan keuangan yang adil sangat vital untuk menjamin keberlangsungan dan kualitas pelayanan rumah sakit di daerah.

Berangkat dari sini rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan berbagai inovasi agar dapat meningkatkan kepuasan masyarakat khususnya di Maluku Utara. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved