Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Deklarasi DOB Makian-Kayoa Dapat Dukungan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

"Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas kerja keras masyarakat Makayoa, "ujar Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/M Julfikram Suhadi
DUKUNGAN: Sesi foto bersama dengan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe (berdiri dibawah, keempat dari kanan) usai deklarasi dukungan DOB Makian-Kayoa, Senin (9/6/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyatakan dukungan penuh terhadap deklarasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Gugus Pulau Makian dan Kayoa (Makayoa) di Halmahera Selatan.

Pernyataan itu disampaikannya dalam acara deklarasi yang berlangsung di Café Mutiara, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Senin (9/5/2025).

Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menyebut dirinya sebagai sesepuh Makayoa dan mengapresiasi perjuangan panjang masyarakat dalam memperjuangkan status otonomi bagi wilayah tersebut.

"Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas kerja keras masyarakat Makayoa, "ujarnya.

Baca juga: Ubaid Yakub Harap Halmahera Timur Jadi Kabupaten Tanpa Kekerasan Perempuan dan Anak

Meskipun usulan resmi belum diterima oleh pemerintah provinsi, Sarbin menegaskan bahwa dukungan politik terhadap pemekaran tersebut tetap diberikan.

"Dukungan kami sepenuhnya diberikan, dan kami akan terus mengawal proses ini agar berjalan lancar, "ujarnya.

Baca juga: Bupati Taliabu Sashabila Mus Didesak Hentikan Proyek Mendahului Tender

Sementara itu Ketua Inisiator DOB Makayoa Wilayah Kota Ternate Arsad Sangaji meminta perwakilan dari 10 kabupaten di Maluku Utara yang juga tengah mengusulkan pemekaran untuk segera menyatukan sikap.

Menurut Arsad, perjuangan DOB harus dilakukan secara damai, legal dan partisipatif guna mendorong pemerataan pembangunan, penguatan identitas lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Perbedaan pendapat adalah kekayaan dalam perubahan, "tegas Arsad Sangaji. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved