Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Tinjau Penanganan Banjir di Bacan

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meninjau langsung posko utama tanggap darurat banjir di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok:Biro Adpim Setda Pemprov Malut
BENCANA - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos berbicara saat melakukan peninjauan langsung di posko utama tanggap darurat banjir di Halmahera Selatan, Senin (30/6/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meninjau langsung posko utama tanggap darurat banjir di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (30/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Sherly Laos tidak hanya menyerahkan bantuan logistik dan memantau dapur umum, tetapi juga berdialog dengan warga dari sejumlah desa terdampak banjir bandang.

“Kehadiran saya di sini bukan sekadar memastikan bantuan sampai ke tangan warga, tapi juga untuk mendengar langsung harapan masyarakat dan menyusun solusi jangka panjang,” ujar Sherly Laos.

Baca juga: Rayan Cherki Tampil Gacor saat Man City Kalah, Sang Winger Prancis Dipeluk Guardiola setelah Laga

Sherly Laos mengungkapkan bahwa Pemprov Maluku Utara telah mengusulkan anggaran sebesar Rp200 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS).

Dana ini akan digunakan untuk program normalisasi sungai di Halmahera Selatan, termasuk perbaikan tanggul, jalan, dan jembatan rusak akibat banjir.

“Kita tidak ingin bencana seperti ini terus berulang. Penanganannya harus menyeluruh, sistematis, dan berkelanjutan. Salah satunya dengan meninggikan tanggul sungai agar mampu menahan debit air saat intensitas hujan tinggi,” tegasnya.

Program ini dirancang dalam skema multiyears 2026–2028, guna menjamin pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan tepat sasaran.

Selain solusi jangka panjang, Sherly Laos memastikan bahwa upaya pemulihan cepat terus dilakukan melalui kolaborasi antara BNPB, Pemprov Maluku Utara, dan Pemkab Halmahera Selatan.

Termasuk penimbunan sementara akses jalan yang rusak agar bisa segera dilalui kendaraan.

“Semua usulan perbaikan infrastruktur, baik jalan nasional maupun provinsi, sudah kita siapkan untuk masuk dalam penganggaran tahun depan,” lanjutnya.

Ia juga mengapresiasi atas solidaritas seluruh tim tanggap darurat, baik dari pusat maupun daerah, yang telah bekerja tanpa henti dalam penanganan bencana ini.

Baca juga: Rayan Cherki Tampil Gacor saat Man City Kalah, Sang Winger Prancis Dipeluk Guardiola setelah Laga

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak BNPB, Balai Kementerian PU, Kemensos, Pemkab Halsel, jajaran OPD, relawan, hingga masyarakat sipil yang telah bergerak cepat sesuai perannya masing-masing. Salam kompak selalu,” ujar Sherly.

Sherly menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat dan pihaknya berkomitmen melanjutkan ke tahap pemulihan dan pencegahan jangka panjang.

“Kami ingin membangun sistem perlindungan masyarakat dari risiko bencana dengan pendekatan yang holistik. Dari respons darurat, pemulihan, hingga mitigasi di masa depan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved