Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

11 Pejabat Kejati Maluku Utara Berganti, Herry Ahmad Titip Pesan Ini

Herry Ahmad Pribadi mengingatkan para pejabat baru untuk segera menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai arahan dan kebijakan institusi

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
JABATAN: Kajati Maluku Utara Herry Ahmad Pribadi saat pimpin serah terima jabatan (Sertijab), Kamis (17/7/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Tercatat 11 pejabat eselon II dan III di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara berganti.

Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin Kajati Maluku Utara Herry Ahmad Pribadi pada Kamis (17/7/2025).

Dikatakan, rotasi jabatan merupakan bagian dari siklus regenerasi serta upaya penyegaran organisasi yang tidak dapat dihindari dalam tubuh Kejaksaan. 

Hal itu penting untuk memperkuat institusi agar lebih siap menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

Baca juga: Sultan Tidore Husain Sjah Minta Polisi Bebaskan 11 Warga Halmahera Timur yang Ditahan

"Mutasi, promosi dan pergantian jabatan adalah langkah strategis dalam rangka penguatan organisasi."

JABATAN: Kajati Maluku Utara Herry Ahmad Pribadi saat pimpin serah terima jabatan (Sertijab), Kamis (17/7/2025)
JABATAN: Kajati Maluku Utara Herry Ahmad Pribadi saat pimpin serah terima jabatan (Sertijab), Kamis (17/7/2025) (Istimewa)

 Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Kejaksaan Republik Indonesia, "kata Herry Ahmad.

Herry juga mengingatkan para pejabat baru untuk segera menjalankan tugas, dan tanggung jawab sesuai arahan dan kebijakan institusi.

Termasuk menjalankan Perintah Harian Jaksa Agung RI yang disampaikan saat Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 pada 2024.

"Jaga citra dan marwah institusi Kejaksaan. Bangun semangat kerja positif, tunjukkan integritas, profesionalisme, dan loyalitas, "pintanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan komitmen kuat Kejati Maluku Utara dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi. 

Ia menekankan bahwa pelayanan publik yang prima hanya dapat tercapai melalui budaya kerja yang profesional, inovatif dan akuntabel.

"Kami berkomitmen membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), melalui penguatan di enam area perubahan strategis, "ungkap Herry.

Enam area tersebut meliputi: penguatan manajemen perubahan, penataan tata laksana, manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kejati Maluku Utara juga telah membentuk tim kerja dan tim penilai daerah (TPD) yang dipilih melalui mekanisme rapat seluruh pegawai, guna mengawal pembangunan zona integritas yang dimaksud.

Tak lupa ia juga juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama, yang telah mengabdi dengan dedikasi tinggi di Kejati Maluku Utara.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved