Pemprov Malut
Ini 4 Poin Penting yang Dibahas Sherly Laos dan Kesultanan Ternate: Tindaklanjuti Aspirasi Rakyat
Berikut ini empat poin penting yang dibahasn Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dengan Kesultanan Ternate
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Berikut ini empat poin penting yang dibahasn Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dengan Kesultanan Ternate.
Pembahasan ini berlangsung pada jamuan silaturahmi antara Sherly Laos dan perangkat adat di Bela Hotel Ternate, Senin (28/7/2025).
Sultan Ternate sekaligus anggota DPD RI Dapil Maluku Utara Hidayatullah Sjah turut hadir dalam jamuan tersebut.
Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Hadiri Welcome Dinner Forum Komisaris BPD se Indonesia
Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Tenangkan Massa Aksi dengan Satu Gerakan Tangan
Berikut 4 poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
1. Tindaklanjut Aspirasi Masyarakat Kelurahan Sangaji
Pada pertemuan tersebut, Sultan Ternate selaku anggota DPD RI Maluku Utara menyampaikan aspirasi masyarakat Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara.
Disampaikan ke Sherly Laos, aspirasi tersebut terkait dengan pembangunan jalan provinsi.
Gubernur Maluku Utara merespon positif dan menginstruksikan Dinas PUPR untuk menindaklanjuti.
2. Pembangunan Breakwater di Pesisir Kelurahan Sangaji
Selanjutnya, adalah permintaan masyarakat untuk perlindungan pesisir dengan pembangunan breakwater.
Tentunya guna melindungi area pesisir dari gelombang laut yang kuat, erosi dan abrasi.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemprov Maluku Utara akan berkoordinasi dengan kementerian terkait pelaksanaan program tersebut di tahun mendatang.
3. Persiapan Festival Legu Tara No Ate
Pada pertemuan ini juga dibahas mengenai kesiapan festival Legu Tara No Ate.
Kesultanan Ternate dan Pemprov Malut membahas dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival sebagai agenda budaya tahunan ini.
4. Ranperda Perlindungan Masyarakat dan Tanah adat
Terakhir, sekaligus poin terpenting dalam pertemuan ini adalah penyusunan ranperda perlindungan masyarakat dan tanah adat.
Sherly Laos meminta agar Kesultanan Ternate mengkaji substansi ranperda tersebut.
Kesultanan Ternate Apresiasi Ranperda Perlindungan Masyarakat dan Tanah Adat
Fanyira Tolongara Kesultanan Ternate, Rinto M. Adam, mengapresiasi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, atas inisiatif menghadirkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Masyarakat dan Tanah Adat.
| Kadikbud Malut: Semua SMA Negeri di Ternate Berkualitas, Tak Perlu Berebut Sekolah Favorit |
|
|---|
| SPMB 2026 Jadi Momentum Pemerataan Pendidikan, Kadikbud Malut Rangkul Sekolah Swasta |
|
|---|
| Kadri Laetje Gerak Cepat, DKP Malut Siapkan 16 Agenda Pembenahan Sektor Perikanan |
|
|---|
| Kadikbud Malut Imbau Lulusan SMP Manfaatkan SPMB 2026 dengan Baik |
|
|---|
| Bappeda Malut Tuntaskan Penilaian PPD 2026, Masuk Tahap Seleksi Nasional Bappenas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sULTAN-tERNATE-sHERLY-LAOS.jpg)