Kemenkum Malut
Kemenkum Maluku Utara Gelar Lomba Masak, Stimulus Kreativitas Berbasis Kekayaan Intelektual
Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara
TRIBUNTERNATE.COM– Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut) menggelar beragam perlombaan.
Salah satunya lomba masak yang diikuti para pegawai, digelar di Aula Gamalama Kanwil, Jumat (8/8/2025).
Kakanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir turut menjadi peserta perlombaan sekaligus memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya lomba masak ini.
Baca juga: Kemenkum Malut Harmonisasi 5 Ranperda Strategis Halmahera Timur
Perlombaan masak antar pegawai, kata Argap Situngkir, sebagai wadah mempererat tali silaturahmi di antara sesama pegawai, sekaligus menstimulus kekompakkan tim.
Selain itu, lomba masak juga diwajibkan menggunakan rempah-rempah dari Malut sebagai upaya mendukung kearifan lokal dan sumber daya genetik yang lazim digunakan masyarakat dan memiliki potensi pelindungan kekayaan intelektual.
“Kegiatan seperti ini mendukung semangat kebersamaan dan kreativitas sebagai landasan kekayaan intelektual,” ujar Argap Situngkir.
Ia juga mendorong agar semangat positif ini terus dibawa dalam bekerja, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kreativitas dapat tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat.
Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok dan ditantang untuk menyajikan menu nasi goreng dengan nama kreasi masing-masing, menggunakan bumbu alami tanpa instan, serta menonjolkan kreativitas dalam penyajian.
Setiap tim memasak tiga porsi dengan kriteria penilaian meliputi rasa, kreativitas penyajian, kebersihan, ketepatan waktu, serta kekompakan tim. Suasana lomba berlangsung meriah, penuh canda tawa, namun tetap kompetitif.
Ketua Panitia Penyelenggara, Chusni Thamrin, yang juga Kadiv Pelayanan Hukum mengungkapkan, lomba masak menjadi ajang mengasah kreativitas pegawai. Hal ini sejalan dengan semangat mendukung ekosistem kekayaan intelektual masyarakat yang lahir dari kreativitas dan kebaruan.
Baca juga: UCJ Ketenagakerjaan Maluku Utara Capai 61 Persen, 2 Kabupaten Belum Penuhi Target
“Dalam lomba ada upaya untuk menjadikan sebuah sajian menarik dan berbeda. Itu prinsip dasar dari semangat kekayaan intelektual."
"Sudah banyak pelindungan kekayaan intelektual seperti pengetahuan tradisional masyarakat Malut bersumber dari sajian sebuah masakan,” ungkapnya.
Dengan adanya lomba ini, diharapkan tidak hanya menjadi momen untuk merayakan Hari Pengayoman, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, kreativitas dan semangat kerja sama di lingkungan Kanwil Kemenkum Maluku Utara. (*)
Farid Egal Terima Sertifikat Hak Cipta Lagu “Stecu” dari Kemenkum Maluku Utara |
![]() |
---|
Dorong Transparansi Regulasi, Kemenkum Malut Usulkan Pengembangan Aplikasi e Harmonisasi |
![]() |
---|
Kakanwil Kemenkum Maluku Utara Apresiasi Kesepakatan Damai Polemik Royalti Mie Gacoan dan LMK |
![]() |
---|
Ranperda Pelestarian Bahasa Daerah Halmahera Timur Diharmonisasi |
![]() |
---|
Kemenkum Malut Harmonisasi 5 Ranperda Strategis Halmahera Timur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.