Pemprov Malut
Rp 1,6 Triliun Belanja Pangan Harus Dinikmati Petani dan Nelayan di Maluku Utara
"Kalau Rp 1,6 t bisa kita sediakan dari dalam Maluku Utara, maka petani dan nelayan bisa nikmati Rp 1,2 t atau 80 persennya, "ucap Sherly Laos
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Maluku Utara, Maret 2024 sebesar 6,32 persen, turun dari 6,46 persen pada Maret 2023. Penurunan memang kecil, namun konsisten sejak 2022.
Nasional, Prevalence of Undernourishment (PoU) 2024 sebesar 8,27 persen, turun dari 8,53 persen (2023), meski masih jauh dari target SDGs 2024 sebesar 5 persen.
Maluku Utara, PoU 2024 mencapai 28,44 persen, jauh di atas target nasional. Angka ini menunjukkan Malut masih menghadapi kerentanan pangan serius.
Deputi Andriko menjelaskan, penguatan pangan harus mencakup tiga pilar, yaitu:
Ketersediaan: produksi domestik, stok, ekspor impor
Keterjangkauan: distribusi, stabilisasi harga, logistik, daya beli, akses pasar
Pemanfaatan: konsumsi gizi seimbang, keamanan, dan mutu pangan
Ia menegaskan, ketahanan pangan harus mengarah pada kemandirian dan kedaulatan pangan.
"Target kita adalah generasi emas 2045, dengan SDM sehat, produktif, berkarakter kuat dan berperadaban unggul."
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Pangrango Agustus 2025, Rute Banda - Saumlaki - Ambon
"Itu hanya bisa tercapai jika ketahanan pangan diwujudkan secara konsisten dari pusat hingga daerah, "ujarnya.
Dengan demikian, Rakor Ketahanan Pangan Malut 2025 menegaskan komitmen Pemprov bersama Bapanas untuk menjawab dua tantangan besar.
Mengurangi kemiskinan dan menekan angka kelaparan, melalui langkah konkret mulai dari revitalisasi sawah Subaim, pembibitan ayam petelur, pengembangan food hub, hingga distribusi lewat koperasi. (*)
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
| Pengawasan Hutan di Maluku Utara Masih Dikendalikan Pusat |
|
|---|
| 80 Persen Izin Pinjam Pakai Hutan di Malut untuk Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Nelayan-Maluku-Utara.jpg)