Selasa, 19 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ini Maksud dan Tujuan Koperasi Mutiara Mangga Dua Ternate Terapkan Sistem Portasika

Melalui sistem ini, setiap barang bawaan wajib melewati proses penimbangan sebelum diangkut ke dalam speedboat

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Randi Basri
FASILITAS: Suasana Ketua Koperasi Mutiara Mangga Dua Ternate Iksan Adam saat memantau pelayanan pengawasan barang bawaan penumpang di pelabuhan lewat sistem portasika di Pelabuhan Semut Mangga Dua, Selasa (19/5/2026). 

Sebab setiap speedboat memiliki batas kapasitas muatan bersih (Gross Tonnage) sebesar 2 ton.

Berikut adalah rincian pembagian beban ideal dalam satu kapal:

1. Kapasitas manusia: 18 penumpang + 1 Nahkoda + 1 ABK

2. Bagasi standar: 10 kg x 18 penumpang = 180 kg

3. Sisa kuota aman: Dari total kapasitas 2 ton, masih tersisa slot sekitar 400 kg yang dapat digunakan untuk mengakomodasi kelebihan muatan penumpang secara aman agar stabilitas kapal tetap terjaga

Dengan hadirnya sistem berbasis aplikasi Semut Mutiara ini, koperasi dapat menjalankan fungsi kontrol dengan maksimal.

Beberapa manfaat utamanya meliputi:

1. Transparansi biaya: Mencegah praktik pungutan liar (pungli) di luar tarif resmi

2. Keselamatan pelayaran: Memastikan berat beban kapal presisi demi menjaga stabilitas di laut

Baca juga: PT NKA Gelar Panen Perdana Ikan Air Tawar, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Berkelanjutan di Haltim

3. Pelacakan barang: Memberikan jaminan keamanan dan kemudahan pelacakan untuk paket kiriman

4. Tertib manajerial: Mempermudah kontrol penuh terhadap muatan, data penumpang hingga aktivitas motoris.

"Melalui aplikasi Semut Mutiara, semua bisa kita kontrol, karena itu kami harap sistem ini membuat seluruh pelayanan berjalan lancar dan semakin mempermudah masyarakat, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved