Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Halmahera Selatan

Anggota DPRD Halsel Henry Romington Bantah Tudingan Provokator Ricuh Desa Air Mangga

Sekretaris Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Henry Romington Karafe, membantah tudingan bahwa dirinya menjadi provokator

Handover
TANGGAPAN - Sekretaris Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Henry Romington Karafe. Ia membantah tudingan bahwa dirinya menjadi provokator dalam insiden pengerusakan fasilitas Kantor Desa Air Mangga Indah, Kecamatan Obi, pada Minggu 21 September 2025. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sekretaris Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Henry Romington Karafe, membantah tudingan bahwa dirinya menjadi provokator dalam insiden pengerusakan fasilitas Kantor Desa Air Mangga Indah, Kecamatan Obi.

Insiden ini terjadi pada Minggu 21 September 2025 pekan lalu dengan melibatkan sejumlah warga.

Henry menegaskan, tudingan tersebut tidak benar dan sangat merugikan nama baiknya sebagai pejabat publik.

Baca juga: Kunci Jawaban Sulingjar Guru Paket B, Contoh Soal Survei Lingkungan Belajar SD

"Saya hadir sebagai wakil rakyat untuk mendengar suara masyarakat dan menyalurkannya ke pemerintah daerah. Tuduhan bahwa saya memprovokasi warga adalah tidak berdasar,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Henry mengaku saat insiden pengerusakan fasilitas Kantor Desa Air Manggah Indah terjadi, dirinya berada di desa tersebut.

Kedatangannya dalam pertemuan bersama warga, dalam rangka menyerap aspirasi terkait masalah pengelolaan dana desa daan tata kelola pemerintahan desa yang disampaikan lewat aksi unjuk rasa.

Henry mengklaim menyerukan agar agar tetap menjaga ketertiban serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan sesuai aturan.

"Sebagai anggota DPRD, tugas saya menjadi penengah, bukan memanaskan situasi. Jadi sangat keliru kalau ada yang menyebut saya provokator,” tegasnya.

Anggota DPRD Halmahera Selatan dari Dapil IV Obi ini juga meminta agar semua pihak berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak benar, karena dapat memperkeruh suasana dan merugikan banyak pihak.

Baca juga: Kejari Halmahera Timur dan BPKP Malut Segera Ekspos Dugaan Korupsi RTH Masjid Iqra Rp5,9 Miliar

Ia juga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kericuhan tersebut berdasarkan fakta lapangan, bukan opini atau isu yang sengaja digiring.

"Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas. Jangan sampai masyarakat terprovokasi isu yang tidak benar."

"Saya selalu terbuka jika ada pihak yang ingin mengklarifikasi langsung kepada saya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved