Pemkab Halmahera Selatan
RSUD Labuha Halmahera Selatan Kirim 4,7 Ton Limbah Medis ke Surabaya
RSUD Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil mengatasi penumpukan limbah medis kategori Bahan Berbahaya dan Beracun
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Bahkan, timbulan limbah medis dari fasilitas pelayanan kesehatan diperkirakan mencapai 296,86 ton per hari.
Baca juga: Tanpa Lawan, Sarbin Sehe Dipastikan Pimpin KONI Maluku Utara 2025–2030
Sedangkan kapasitas pengolahan pihak ketiga baru mampu menampung sekitar 151,6 ton per hari.
Selain pengelolaan limbah B3, RSUD Labuha juga mengambil inisiatif untuk mengelola sampah organik, terutama sisa makanan dari lingkungan rumah sakit.
“Meskipun seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), karena keterbatasan armada kami menyewa satu unit kendaraan khusus untuk mengangkut sampah organik. Ini langkah antisipasi agar lingkungan rumah sakit tetap bersih,” tandas Titin. (*)
| Triwulan I 2026: Samsat Halmahera Selatan Kantongi Pajak Kendaraan Rp 42 Miliar Lebih |
|
|---|
| Harumkan Nama Daerah, Dirut PDAM Halmahera Selatan Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026 |
|
|---|
| Pemkab Halsel Hibahkan Rp2 Miliar untuk KONI Jelang Porprov Malut 2026, 22 Cabor Siap Tanding |
|
|---|
| Gaji ke 13 ASN Halmahera Selatan Cair Setelah Idul Adha, TPP 3 Bulan Segera Menyusul |
|
|---|
| DBH Senilai Rp 501 Miliar Belum Cair, Pemkab Halmahera Selatan Prioritaskan Belanja Wajib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sampah-b3-rsud-labuha.jpg)