Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Janji Tinggal Janji, 6 Tahun Rani di Morotai Maluku Utara Tagih Janji Nikah Dinas Bripda Faisal

Sejak 2022 hingga sekarang, Rani di Pulau Morotai tidak kunjung dinikahi secara kedinasan oleh Bripda Faisal, anggota Polres Kepulauan Sula

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
HUKUM: Rani bersama anak laki-lakinya, istri Bripda Faisal ini meminta sang suami lakukan prosesi nikah dinas. 

Ringkasan Berita:1. Selama 6 tahun, Rani tak kunjung dinikahi secara dinas oleh Bripda Faisal
2. Bripda Faisal merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Kepulauan Sula
3. Rani: Kenal 2019 dan saya hamil sebelum suami saya ikut tes Polisi, kami sudah dinikahkan oleh imam di desa

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Pulau Morotai, Maluku Utara bernama Rani (21) diduga ditelantarkan suami yang bertugas di Polres Kepulauan Sula, Bripda Faisal.

Kepada Tribunternate.com, Rani menceritakan, ia dan Bripda Faisal berpacaran sejak SMA.

Namun pada 2019 Rani hamil dan dinikahi oleh kedua keluarga mereka di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan.

Setelah menikah, Bripda Faisal bercita-cita menjadi seorang Polisi pun tercapai.

Baca juga: Pesan Ubaid Yakub di Peresmian Air Bersih dan Masjid Al-Mujahidin Desa Teluk Buli Halmahera Timur

Di mana ia dinyatakan lulus seleksi pada 2022 dan menjalankan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku Utara.

Di SPN, Bripda Faisal kemudian membuat surat pernyataan diatas materai bahwa berjanji akan menikahi Rani secara kedinasan.

Namun berjalan waktu hingga anak mereka bernama Faris beranjak 6 tahun, janji itu pun diabaikan.

HUKUM: Rani bersama anak laki-lakinya, istri Bripda Faisal ini meminta sang suami lakukan prosesi nikah dinas.
HUKUM: Rani bersama anak laki-lakinya, istri Bripda Faisal ini meminta sang suami lakukan prosesi nikah dinas. (Istimewa)

"Kenal 2019 dan saya hamil sebelum suami saya ikut tes Polisi, kami sudah dinikahkan oleh imam di desa."

"Selesai nikah, saya sementara mengandung dan orang tua saya dan orang tua dia minta setelah menikah, suami saya lanjut tes dan meminta tutupi masalah pernikahan ini, "katanya, Kamis (27/11/2025).

Berjalan waktu, Rani bersama orang tua kedua belah pihak membuat surat pernyataan demi melancarkan Bripda Faisal ikuti seleksi.

"Suami saya dan orang tuanya membuat surat pernyataan, dan saat itu suami saya sementara dalam pendidikan di SPN."

"Suami saya janji akan bertanggung jawab setelah selesai (pendidikan), lalau lanjut ke nikah dinas, "jelansya.

Singkat cerita, seusai pendidikan, Bripda Faisal ditempatkan di Polres Kepulauan Sula.

"Jadi, selama dia bertugas, kami selalu komunikasi dan dia juga sampaikan bahwa tetap menikah (dinas)."

"Ttapi sampai sekarang pernikahan yang saya harapkan itu tidak terjadi, dia tidak peduli, "katanya.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved