Pemprov Malut
Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara Berpotensi Sumbang PAD Puluhan Miliar
Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara sejatinya memiliki potensi besar sebagai sumber PAD apabila dikembangkan secara komprehensif
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara menaruh perhatian serius terhadap pengembangan Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara
2. Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara sejatinya memiliki potensi besar sebagai sumber PAD apabila dikembangkan secara komprehensif
3. Kadri: Balai Pengujian berpeluang menghasilkan PAD hingga puluhan miliar rupiah ke depannya
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara menaruh perhatian serius terhadap pengembangan Balai Pengujian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara.
Hal ini mengemuka dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe bersama jajaran pimpinan daerah ke balai tersebut, Jumat (9/1/2026).
Asisten I Gubernur Maluku Utara Kadri Laetje mengatakan, dari hasil peninjauan dan rapat teknis, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi catatan khusus Wakil Gubernur.
Menurutnya, Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara sejatinya memiliki potensi besar sebagai sumber PAD apabila dikembangkan secara komprehensif, baik dari sisi administrasi, teknis maupun SDM.
Baca juga: Galian C Tanjakan Kantor Bupati Taliabu Masih Beroperasi Meski Sudah Diingatkan Soal Izin
"Jika balai ini dibenahi secara menyeluruh dan memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), maka secara otonom dapat menjalankan fungsi teknis kalibrasi peralatan di berbagai unit lembaga, sekaligus melakukan pengujian seluruh sampel komoditas, "jelas Kadri.
Ruang lingkup pengujian yang dapat dilakukan mencakup hasil pertanian, perikanan, peternakan (daging) yang beredar di pasaran, hingga sampel perairan di wilayah eksploitasi pertambangan.
Dengan cakupan layanan tersebut, Balai Pengujian berpeluang menghasilkan PAD hingga puluhan miliar rupiah ke depannya.
Namun, kondisi saat ini dinilai masih jauh dari harapan. Berdasarkan paparan dalam rapat teknis, Balai Pengujian Disperindag Maluku Utara belum menghasilkan PAD sama sekali.
"PAD Balai Pengujian saat ini nol. Ini tentu menjadi catatan kelam yang harus segera dibenahi, "tegas Kadri.
Baca juga: Berikut Pekerjaan Fisik 2025 di Taliabu yang Masih Berlanjut di 2026
Ia menilai lemahnya inovasi dan kreativitas ASN balai menjadi salah satu faktor yang perlu segera diintervensi oleh pemerintah daerah.
Pemprov Maluku Utara pun mendorong agar Balai Pengujian segera berbenah, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat sistem administrasi dan teknis, serta mengejar akreditasi GO SNI demi menjadikan balai sebagai lembaga pengujian yang profesional, kredibel, dan berdaya saing.
"Ini momentum kebangkitan Balai Pengujian Disperindag Malut agar ke depan benar-benar memberi kontribusi nyata bagi daerah, "tandfasnya. (*)
| Tiket Mahal Jadi Penghambat, Gubernur Maluku Utara Dorong Terobosan Akses Wisata Indonesia Timur |
|
|---|
| Komisi XII DPR RI Soroti Tambang Malut, Lingkungan dan CSR Jadi Fokus |
|
|---|
| Rp 2,9 Triliun Diusulkan untuk Percepat Pembangunan Sofifi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Kawal Pembangunan Sabo Dam, Ternate Disiapkan Lebih Tangguh Hadapi Bencana |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Maluku Utara Beberkan PR Besar di Hadapan Komisi V DPR RI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Maluku-Utara-Sarbin-Sehe-memimpin-rapat-teknis.jpg)