Senin, 20 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pencabulan

Warga Amuk Guru Pengajian di Halmahera Selatan yang Diduga Cabuli Murid

Seorang guru pengajian di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, berinisial UA alias Umar (40)

Istimewa
DUGAAN PELECEHAN - Tampak puluhan warga memadati jalan raya di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara saat seorang guru pengajian diamuk, Sabtu (29/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang guru pengajian di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, berinisial UA alias Umar (40) diamuk warga gegara diduga mencabuli seorang muridnya berusia 7 tahun.

  • Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 10.58 WIT. Puluhan warga tampak memadati jalan raya, ketika guru pengajian tersebut diamuk.

  • Umar langsung diamankan sejumlah anggota polisi dan dibawa ke RSUD Labuha untuk diberi perwatan medis karena alami luka lebam.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Seorang guru pengajian di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, berinisial UA alias Umar (40) diamuk warga gegara diduga mencabuli seorang muridnya berusia 7 tahun.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 10.58 WIT. Puluhan warga tampak memadati jalan raya, ketika guru pengajian tersebut diamuk.

Umar langsung diamankan sejumlah anggota polisi dan dibawa ke RSUD Labuha untuk diberi perwatan medis karena alami luka lebam.

Baca juga: Juhari Tawary Jabat Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Halmahera Selatan

"Ketika kami dapat informasi, anggota kami turun malakukan pengamanan. Memang ada sedikit luka lebam," ujar Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, saat dihubungi.

Hendra menjelaskan, pihaknya telah memeriksa Umar usai dirawat di RSUD Labuha. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah saksi.

Ia memastikan dugaan pencabulan yang dilakukan Umar, diproses secara hukum. Pasalnya, kelurga korban telah membuat laporan.

"Sementara sudah diselediki karena sudah ada laporannya. Penyidik masih melakukan pendalaman, dan memeriksa saksi-saksi lain," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Halmahera Selatan Siapkan Kontainer TPS untuk Tekan Sampah Liar

Hendra mengungkapkan ada informasi yang menyebutkan Umar melancarkan aksi pencabulan terhadap murid pengjiannya itu di beberapa tempat.

Ia juga mengaku tidak menutup kemungkinan korban dugaan pencabulan oleh Umar, lebih dari satu orang.

"Ini masih kita dalami, karena yang baru melapor itu satu orang. Jadi kita coba periksa saksi-saksi dulu. Korban juga sudah kita visum," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved