Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kejati Maluku Utara Ajukan Restorative Justice Kasus Ledakan Speedboat Bella 72

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, menyebut saat ini pihaknya sedang berupaya mengajukan berkas perkara ledakan speedboat Bella 72

Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Randi Basri
KECELAKAAN SPEEDBOAT - Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Sufari saat dikonfirmasi di Ternate. Ia menyebut saat ini pihaknya sedang berupaya mengajukan berkas perkara ledakan speedboat Bella 72, Selasa (5/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, menyebut saat ini pihaknya sedang berupaya mengajukan berkas perkara ledakan speedboat Bella 72.
  • Restorative Justice ini akan diajukan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
  • Tim di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara telah menerima berkas dari penyidik Kepolisian dan telah menelaah berkas-berkas tersebut.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE  - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, menyebut saat ini pihaknya sedang berupaya mengajukan berkas perkara ledakan speedboat Bella 72.

“Soal kasus tersebut saat ini kita sedang ajukan Restorative Justice atau RJ,” jelas Sufari, Selasa (6/1/2026).

Kata Sufari, Restorative Justice ini akan diajukan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Baca juga: Diterjang Angin dan Ombak, Masjid Baiturrahman di Dusun Dehepodo Tidore Ambruk

Dalam proses kasus ini, Sufari menjelaskan, tim di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara telah menerima berkas dari penyidik Kepolisian dan telah menelaah berkas-berkas tersebut.

Yang mana, ada beberapa pertimbangan sehingga tim mengajukan ke Kejaksaan Agung untuk proses Restorative Justice.

“Sedang kita siapkan berkasnya untuk kita ajukan ke Kejagung agar bisa dilakukan RJ,” katanya.

Diketahui, dalam insiden tersebut 6 penumpang meninggal, salah satunya Beny Laos selaku calon Gubernur Maluku Utara

Sementara puluhan penumpang lainnya terluka, sebagian harus dirawat di rumah sakit, termasuk Sherly Laos yang saat itu menemani kampanye suaminya, Beny Laos.

Kronologi dan Korban

Speedboat Bella 72 meledak di Pelabuhan Regional Bobong, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10/2024) sekitar pukul 14.05 WIT. 

Saat itu Bella 72 tengah berlabuh dan mengisi bahan bakar.  

Musibah ini menjadi perhatian nasional. Sebab insiden ini menewaskan 6 orang termasuk Beny Laos, calon Gubernur Maluku Utara.

Sementara belasan lainnya selamat dan harus mendapat perawatan di rumah sakit. 

Satu di antara korban selamat namun mengalami luka serius adalah Sherly Laos, istri mendiang Beny Laos. Kini menjadi Gubernur Maluku Utara.

Proses Penyelidikan Polisi Hingga Satu Orang Jadi Tersangka

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menetapkan satu orang sebagai tersangka yakni nahkoda speedboat berinisial RS alias Rahmat.

Dalam penanganan kasus, tim penyidik sudah menerima hasil Laboratorium Forensik (Puslabfor) dari Mabes Polri.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved