Kamis, 30 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pemprov Malut Percepat Pembangunan Jalan Tani, Sherly Laos: Ini Jalan Rezeki Petani

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Sansul Sardi
PEMBANGUNAN JALAN TANI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos. Ia berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat, Jumat (9/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
  • Salah satu langkah konkret yang terus dipercepat adalah pembangunan jalan tani, infrastruktur strategis yang menjadi penghubung langsung antara kebun petani dan pusat pemasaran.
  • Minimnya jalan tani menyebabkan biaya angkut hasil panen melonjak, harga jual menurun, dan petani kerap berada pada posisi yang merugikan.

Rilis

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang terus dipercepat adalah pembangunan jalan tani, infrastruktur strategis yang menjadi penghubung langsung antara kebun petani dan pusat pemasaran. Selama ini, persoalan utama pertanian di Maluku Utara bukan semata pada produksi, melainkan keterbatasan akses.

Minimnya jalan tani menyebabkan biaya angkut hasil panen melonjak, harga jual menurun, dan petani kerap berada pada posisi yang merugikan.

Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Sabtu 10 Januari 2026, BMKG Prediksi Hujan di Morotai

“Jalan tani bukan sekadar hamparan beton. Inilah jalur rezeki yang menghubungkan kerja keras petani dengan pasar,” tegas Sherly, Jumat (9/1/2026).

Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah membangun 40 kilometer jalan tani di sejumlah sentra pertanian. Program ini akan dilanjutkan dan diperluas pada tahun 2026, dengan target pembangunan 100 kilometer jalan tani tambahan di berbagai kabupaten/kota.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan penurunan biaya produksi, peningkatan nilai jual hasil pertanian, serta peningkatan pendapatan petani secara berkelanjutan. Selain itu, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi pilihan masa depan yang menjanjikan, termasuk bagi generasi muda Maluku Utara.
Kualitas Jadi Perhatian Utama

Seiring percepatan pembangunan, Pemprov Maluku Utara memberikan penekanan khusus pada kualitas pekerjaan di lapangan. Kepala desa diminta mengambil peran aktif sebagai pengawas mutu guna memastikan setiap ruas jalan tani dibangun sesuai standar teknis.

Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Sabtu 10 Januari 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki

Pemerintah menegaskan, alat berat tidak diperkenankan dipindahkan ke desa lain sebelum pekerjaan dinyatakan tuntas, dengan kriteria pemadatan jalan selesai secara menyeluruh, permukaan jalan rata, padat, dan stabil, tidak terdapat bagian lembek atau bergelombang, dan telah melalui pengecekan bersama tim desa dan pendamping teknis.

“Kualitas pekerjaan hari ini menentukan umur jalan di masa depan. Ketegasan di lapangan adalah bentuk keberpihakan nyata kepada petani dan pembangunan desa,” tegas Sherly.

Melalui pembangunan jalan tani yang berkualitas dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis sektor pertanian tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh sebagai sektor unggulan yang menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved