Pemprov Malut
Pemprov Malut Percepat Pembangunan Jalan Tani, Sherly Laos: Ini Jalan Rezeki Petani
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
- Salah satu langkah konkret yang terus dipercepat adalah pembangunan jalan tani, infrastruktur strategis yang menjadi penghubung langsung antara kebun petani dan pusat pemasaran.
- Minimnya jalan tani menyebabkan biaya angkut hasil panen melonjak, harga jual menurun, dan petani kerap berada pada posisi yang merugikan.
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang terus dipercepat adalah pembangunan jalan tani, infrastruktur strategis yang menjadi penghubung langsung antara kebun petani dan pusat pemasaran. Selama ini, persoalan utama pertanian di Maluku Utara bukan semata pada produksi, melainkan keterbatasan akses.
Minimnya jalan tani menyebabkan biaya angkut hasil panen melonjak, harga jual menurun, dan petani kerap berada pada posisi yang merugikan.
Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Sabtu 10 Januari 2026, BMKG Prediksi Hujan di Morotai
“Jalan tani bukan sekadar hamparan beton. Inilah jalur rezeki yang menghubungkan kerja keras petani dengan pasar,” tegas Sherly, Jumat (9/1/2026).
Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah membangun 40 kilometer jalan tani di sejumlah sentra pertanian. Program ini akan dilanjutkan dan diperluas pada tahun 2026, dengan target pembangunan 100 kilometer jalan tani tambahan di berbagai kabupaten/kota.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan penurunan biaya produksi, peningkatan nilai jual hasil pertanian, serta peningkatan pendapatan petani secara berkelanjutan. Selain itu, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi pilihan masa depan yang menjanjikan, termasuk bagi generasi muda Maluku Utara.
Kualitas Jadi Perhatian Utama
Seiring percepatan pembangunan, Pemprov Maluku Utara memberikan penekanan khusus pada kualitas pekerjaan di lapangan. Kepala desa diminta mengambil peran aktif sebagai pengawas mutu guna memastikan setiap ruas jalan tani dibangun sesuai standar teknis.
Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Sabtu 10 Januari 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki
Pemerintah menegaskan, alat berat tidak diperkenankan dipindahkan ke desa lain sebelum pekerjaan dinyatakan tuntas, dengan kriteria pemadatan jalan selesai secara menyeluruh, permukaan jalan rata, padat, dan stabil, tidak terdapat bagian lembek atau bergelombang, dan telah melalui pengecekan bersama tim desa dan pendamping teknis.
“Kualitas pekerjaan hari ini menentukan umur jalan di masa depan. Ketegasan di lapangan adalah bentuk keberpihakan nyata kepada petani dan pembangunan desa,” tegas Sherly.
Melalui pembangunan jalan tani yang berkualitas dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis sektor pertanian tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh sebagai sektor unggulan yang menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)
| Survei Anak Muda 2026: Gubernur Malut Sherly Laos Paling Relevan, Ungguli Pramono dan Dedi |
|
|---|
| Maluku Utara Jadi Lokus Policy Sandbox Penguatan Pers dan Media BEJO’S |
|
|---|
| Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/jalan-tani-sherly-laos.jpg)