Pemprov Malut
Gubernur Malut Sherly Laos Tegaskan Ujikom Eselon II Sesuai Mekanisme, Rotasi Lanjutan Menyusul
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa hasil uji kompetensi (ujikom) jabatan eselon IIsesuai mekanisme yang berlaku
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa hasil uji kompetensi (ujikom) jabatan eselon IIsesuai mekanisme yang berlaku.
- Ia memastikan proses tersebut bukan dilakukan secara personal oleh dirinya, melainkan tim dan perangkat yang berwenang.
- Pemerintah Provinsi Maluku Utara masih akan melakukan rotasi lanjutan pada Februari mendatang, dengan fokus pada jabatan eselon III (kepala bidang) dan eselon IV.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI– Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa hasil uji kompetensi (ujikom) jabatan eselon IIsesuai mekanisme yang berlaku.
Ia memastikan proses tersebut bukan dilakukan secara personal oleh dirinya, melainkan tim dan perangkat yang berwenang.
“Ujikom itu sebelumnya sudah melalui tahapan wawancara. Banyak yang menyampaikan keberatan atas hasil usulan kemarin, tetapi saya tegaskan, saya tidak mewawancarai langsung. Semua sudah ada perangkat yang menjalankan prosesnya,” ujar Sherly, Selasa (20/1/2026) di Sofifi.
Baca juga: Awal 2026, 140 Warga Halmahera Timur Urus Kartu Kuning
Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara masih akan melakukan rotasi lanjutan pada Februari mendatang, dengan fokus pada jabatan eselon III (kepala bidang) dan eselon IV. Untuk rotasi tersebut, ia berencana komunikasi langsung guna memastikan kesiapan dan kapasitas pejabat yang akan ditempatkan.
“Sementara ini, yang sudah dirotasi silakan bekerja dan buktikan kinerjanya. Yang belum definitif juga tetap saya minta bekerja maksimal,” tegasnya.
Sherly mengingatkan bahwa seluruh pejabat yang telah dilantik maupun ditunjuk sudah menandatangani pakta integritas. Ia memberi tenggat waktu tiga hingga enam bulan sebagai masa evaluasi kinerja.
“Kalau dalam enam bulan tidak menunjukkan performa yang baik, pasti diganti. Itu komitmen yang sudah disepakati,” ujarnya.
Saat ditanya terkait nasib empat pejabat eselon II yang dinonaktifkan, ia meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Inspektorat Provinsi.
“Mereka masih dalam proses pemeriksaan oleh inspektorat,” singkatnya.
Lebih lanjut, Sherly menegaskan perubahan pendekatan dalam menilai kapasitas pejabat. Ia menekankan pentingnya jawaban teknis, konkret, dan berbasis solusi saat pejabat diuji atau diwawancarai.
Baca juga: Kesuksesan yang Layak Diraih akan Datang Pada 3 Zodiak Ini Rabu 21 Januari 2026
“Selama ini, kalau saya tanya apa yang akan dilakukan, jawabannya selalu normatif: ‘kami akan meningkatkan’. Saya tanya lagi bagaimana caranya, jawabannya tetap sama,” ungkap Sherly.
Menurutnya, pola jawaban seperti itu tidak lagi bisa diterima. Ia meminta para pejabat mempersiapkan diri dengan baik dan mampu menjelaskan langkah kerja secara rinci.
“Saya minta jawab dengan bahasa teknis. Belajar ulang, jelaskan secara konkret, berikan solusi. Bukan lagi bahasa umum,” tegasnya. (*)
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos: Alokasi Infrastruktur Minimal 10 Persen atau RAPBD Ditolak! |
|
|---|
| Perkuat Infrastruktur, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Lobi 4 Dirjen Kementerian PU |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah |
|
|---|
| dr Julys Giscard: Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara Masih Tinggi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Ungkap Penyebab Inflasi: Ombak Tinggi Bikin Harga Ikan Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/jabatan-sherly-laos-2.jpg)