Senin, 25 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Saksi Kata

SAKSI KATA: Direktur PT Betteravel Indonesia Ternate Mengurai Polemik Dugaan Penipuan Umrah

Ia menjelaskan bahwa dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang tertuju pada PT Betteravel ini merupakan transaksi yang dilakukan Asnawi Ibrahim

Tayang: | Diperbarui:
TribunTernate.com
SAKSI KATA - Direktur PT Betteravel Indonesia Perkasa Ternate, Nurlaili di wawancara SAKSI KATA Tribun Ternate episode 13, Rabu (21/1/2026). Nurlaili, yang juga satu-satunya owner travel umrah di Ternate yang berasal dari Maluku Utara, mengurai polemik ini dalam wawancara pada program SAKSI KATA – Tribun Ternate episode 13.  

"Mana mungkin kami menjual paket umrah dengan harga promo start Rp 25 juta from Ternate, tidak ada," tegas Nurlaili.

AKSI KATA - Direktur PT Betteravel Indonesia Perkasa Ternate, Nurlaili di wawancara SAKSI KATA Tribun Ternate episode 13.
SAKSI KATA - Direktur PT Betteravel Indonesia Perkasa Ternate, Nurlaili di wawancara SAKSI KATA Tribun Ternate episode 13. (TribunTernate.com)

Ia mengaku baru mengetahui ada penjualan paket umrah dengan harga murah dari Asnawi Ibrahim ini ketika mendata dari para agen.

Dirinya lantas menyayangkan sikap para agen yang tidak melakukan koordinasi dengannya maupun Kepala Cabang, tetapi malah ikut menjual paket umrah tersebut ke para calon jemaah.

"Banyak loh ini, ada yang sampai 21 pax. Kenapa bisa tidak mengkonfirmasi dulu ke saya? Ketika mereka bilang ke saya kalau ini sudah pernah terjadi sebelumnya,"

"Sebelum-sebelumnya itu kapan? Saya tidak pernah tahu itu. Saya baru tahu saat keberangkatan yang ini (Desember 2025) karena sudah ramai adanya dugaan penipuan,"

"Para calon jemaah sebelumnya yang tetap berangkat walaupun menyetor ke Asnawi ini karena Asnawi punya manifest di saya. Dia memasukan nama-nama para calon jemaah itu dan akhirnya bisa lolos berangkat," jelasnya.

Pada keberangkatan Desember 2025 tersebut, Nurlali mengaku tidak menerima aliran dana bahkan tidak memegang data calon jemaah haji satupun.

Asnawi Ibrahim, kata Nurlali, bahkan melapor kepadanya bahwa sudah tidak ada lagi keberangkatan. 

Berbicara soal dugaan perskongkolan antara Asnawi Ibrahim dan tiga agennya, Nurlali mengaku tidak tahu soal itu.

Meski begitu, ia bercerita bahwa dua dari tiga agennya diketahui sangat dekat dengan Asnawi Ibrahim.

"Mereka berdua sangat dekat dengan Asnawi, segala sesuatu mereka koordinasikan dengan Asnawi. Tapi semua masih dugaan, saya belum tahu seperti apa motifnya,"

Dengan adanya kejadian ini, ia selaku direktur sangat menyayangkan dan merasa ikut menjadi korban, sebab PT Betteravel kemudian jadi bulan-bulanan masyarakat.

Selain itu, Nurlaili juga sesalkan tindakan para agen yang ikut menjual paket umrah yang ditawarkan Asnawi Ibrahim tanpa berkoordinasi dengannya.

"Ketika saya melakukan mediasi di Polres saya menegaskan bahwa permasalahan ini bukan tanggung jawab saya. Karena  calon jemaah melakukan transaksi langsung dengan Asnawi Ibrahim dan juga para agen,"

"Sementara aturan perusahaan sudah jelas bahwa pembayaran paket umrah hanya melalui rekening resmi perusahaan. Kami tidak menerima sepeserpun uang para calon jemaah tersebut," tegasnya.

SAKSI KATA - Formulir pendaftaran paket umrah PT Betteravel Indonesia Perkasa Ternate.
SAKSI KATA - Formulir pendaftaran paket umrah PT Betteravel Indonesia Perkasa Ternate. (Kolase Tribunternate.com)
Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved