Selasa, 21 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Kasus HIV/AIDS di Halmahera Selatan Meningkat Tiap Tahun, DPRD Minta Dinkes Perkuat Sosialisasi

"Tingginya penyakit mematikan tersebut (HIV/AIDS) merupakan alarm bahaya bagi daerah, "kata Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan Munawir B Kasuba

|
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
STATEMENT: Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan Munawir B Kasuba saat bersedia dimintai keterangan sejumlah awak media disela-sela kerjanya, Senin (26/1/2026). Karena angka kasus HIV/AIDS dalam 5 tahun terakhir tinggi, ia meminta OPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan bertindak serius 
Ringkasan Berita:1. Kasus HIV/AIDS di Halmahera Selatan, Maluku Utara tercatat meningkat setiap tahun
2. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, sepanjang 2022 hingga 2025, total kasus HIV/AIDS sebanyak 185
3. Munawir: Sosialisasi bahaya HIV/AIDS juga harus menyasar kepada anak muda dan pelajar

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kasus HIV/AIDS di Halmahera Selatan, Maluku Utara tercatat meningkat setiap tahun.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, sepanjang 2022 hingga 2025, total kasus HIV/AIDS sebanyak 185.

Berikut daftarnya:

  • 2020 = 19 kasus
  • 2021 = 19 kasus
  • 2022 = 32 kasus
  • 2023 = 28 kasus
  • 2024 = 36 kasus
  • 2025 = 51 kasus

Menanggapi tingginya angka kasus HIV/AIDS dalam 5 tahun terakhir, Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan Munawir B. Kasuba meminta Dinkes bertindak serius.

Baca juga: Polisi Sita Ratusan Botol Cap Tikus dari Atas KM Elizabeth Rute Luwuk-Taliabu

Menurut dia, tingginya penyakit mematikan tersebut merupakan alarm bahaya bagi daerah.

"Karena itu, kami dari Komisi I DPRD selaku mitra kerja Dinas Kesehatan, meminta agar perkuat sosialisasi bahaya HIV/AIDS, "kata kepada Tribunternate.com, Senin (26/1/2026).

Ia mengatakan, sosialisasi bahaya HIV/AIDS juga harus menyasar kepada anak muda dan pelajar.

Munawir juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit tersebut.

"Kami berharap Dinas Kesehatan betul-betul serius ketika melaksanakan sosialisasi. Jangan jadikan sosialisasi sebagai kegiatan serimoni saja, "imbuhnya.

Baca juga: PLN UIW MMU Teken MoU Pengamanan Objek Vital Nasional dengan Polda Maluku

Politisi PKS ini juga menambahkan, penyebab penyakit HIV/AIDS tidak lepas dari pola hidup dan pergaulan. 

Sebab, penyakit ini juga bersumber dari bubungan seksual yang tidak sehat.

"Penyakit ini biasanya cuma di kota-kota besar. Tapi kita di Halmahera Selatan juga sudah. Ini artinya kita perlu waspada, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved