RSUD Chasan Boesoirie
RSUD Chasan Boesoirie Malut Tingkatkan Kepuasan Pasien dan Siapkan Diri Hadapi Akreditasi
Bidang Hukum dan Humas RSUD dr.H.Chasan Boesoirie menggelar sosialisasi Media Umpan Balik Pelanggan/Pasien
Ringkasan Berita:
- Bidang Hukum dan Humas RSUD dr.H.Chasan Boesoirie menggelar sosialisasi Media Umpan Balik Pelanggan/Pasien.
- Sosialisasi ini melibatkan perangkat kepala unit hingga perawat di ruang rawat inap dan instalasi.
- Kegiatan di Ruang Aula RSUD pada Kamis (12/2/2026) bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta mengoptimalkan penggunaan media umpan balik di lingkungan rumah sakit.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Bidang Hukum dan Humas RSUD dr.H.Chasan Boesoirie menggelar sosialisasi Media Umpan Balik Pelanggan/Pasien.
Sosialisasi ini melibatkan perangkat kepala unit hingga perawat di ruang rawat inap dan instalasi.
Kegiatan di Ruang Aula RSUD pada Kamis (12/2/2026) bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta mengoptimalkan penggunaan media umpan balik di lingkungan rumah sakit.
Baca juga: Data BSPS Pulau Taliabu Jadi Polemik, Buhran Garusu: Penerima Harus Masuk Desil 1-4
Sosialisasi dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan dr. Rosita Alkatiri, M.M.Kes yang menegaskan pentingnya acara ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi akreditasi.
"Kita harus tunjukkan profesionalitas dalam bekerja, menguatkan mutu pelayanan, dan manajemen akan terus mengontrol pelayanan di setiap ruangan," ucapnya dalam rilis yang diterima TribunTernate.com.
dr. Rosita juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan waktu, dimana seluruh petugas diwajibkan berada di tempat kerja 15 menit sebelum jam kerja dimulai.
Ia menekankan tiga pilar utama terkait mutu pelayanan yang harus ditanamkan pada setiap tenaga kesehatan:
Pertama, client center care, pelayanan yang berorientasi penuh pada pasien dengan memastikan segala kebutuhan yang dibutuhkan terpenuhi secara optimal.
Kedua, kemudahan akses yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu akses informasi (dengan memberikan edukasi yang jelas kepada setiap pasien), akses pelayanan (mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang dihadapi pasien), serta akses feedback (menilai dampak positif pelayanan yang diberikan kepada pasien).
"Contohnya, dari 50 pasien yang ditangani harus mendapat 50 feedback. Kalau tidak, kita tidak bisa menilai sejauh mana pelayanan terbaik yang telah diberikan," jelas dr. Rosita.
Ketiga, Quality dan Safety, upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang harus diimplementasi dan diharapkan dapat tercapai untuk peningkatan mutu pelayanan sehingga pelayanan dapat terwujud secara aman, efektif dan efisien.
Kepala Bidang Hukum dan Humas RSUD dr.H.Chasan Boesoirie, Riska SH, menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki peran krusial dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.
"Sosialisasi ini bukan hanya tentang mengumpulkan umpan balik, tetapi juga bagaimana kita bisa merespons dan meningkatkan setiap aspek pelayanan untuk kepuasan dan keamanan pasien," ujarnya.
Terpisah, sebagai pemateri, Kasi Humas RSUD Chasan Boesoirie, Susi Tjeng, menjelaskan materi terkait pengaduan sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. 76 Tahun 2013.
Menurutnya, pengaduan merupakan penyampaian keluhan kepada pengelola terkait pelayanan publik, sehingga diperlukan unit pengelola khusus sebagai wadah penampung serta penyelesaian keluhan dan aspirasi masyarakat.
Baca juga: Polda Maluku Utara Dalami Laporan PT Zhonghai Rare Metal Mining Indonesia
"Ada dua jenis pengaduan yang dapat diajukan: secara langsung yang dilakukan melalui tatap muka atau komunikasi dua arah seketika, dan secara tidak langsung melalui perantara, media tertulis, atau pihak ketiga jika pihak yang diadukan tidak dapat ditemui secara langsung," ungkap Susi Tjeng.
Dalam sesi diskusi yang hangat, peserta menyampaikan berbagai harapan dan usulan untuk memperkuat sistem pelayanan di rumah sakit.
Salah satu usulan yang muncul adalah adanya pembatasan penunggu pasien agar kebijakan satu pasien satu penunggu dapat terlaksana dengan baik, serta usulan untuk membuat semua materi edukasi di rumah sakit dalam bentuk akrilik agar lebih mudah dibaca dan tahan lama. (*)
| RSUD Chasan Boesoirie Malut Bantah Isu Konsumsi Satpol PP, Danru Pastikan Anggota Tak Mengeluh |
|
|---|
| RSUD Chasan Boesoerie Malut Perkuat Layanan UHC, Ringankan Beban Pasien |
|
|---|
| RSUD Chasan Boesorie Malut Bantah Isu Bangunan Berbahaya, Sebut Pemeliharaan Dilakukan Rutin |
|
|---|
| RSUD Chasan Boesoirie Malut: Pelayanan Korban KM Intim Teratai Sesuai Prosedur |
|
|---|
| PPH Jasa Medik RSUD Chasan Boesoirie Malut Sesuai Aturan, KPP Ternate: Tidak Ada Masalah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sosialisasi-rsud-chb-malut.jpg)