Pemprov Malut
Antisipasi La Nina, Pemprov Maluku Utara Sampaikan 6 Imbauan Penting
Masyarakat Maluku Utara diingatkan agar terus mewaspadai potensi pengaruh fenomena La Nina yang dapat memicu terjadinya bencana alam seperti banjir
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan cuaca buruk
2. Hal ini disampaikan mengingat Maluku Utara memiliki banyak kondisi perbukitan serta perairan
3. Potensi peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, tanah longsor di sejumlah titik yang berada di lereng perbukitan serta daerah aliran sungai
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan cuaca buruk.
Hal ini disampaikan mengingat Maluku Utara memiliki banyak kondisi perbukitan serta perairan sehingga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi, Kamis (19/2/2026).
Imbauan tersebut menyusul laporan yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah bahwa kondisi cuaca Maluku Utara periode 19-25 Februari adalah Berawan-Hujan Ringan dengan peningkatan secara fluktuatif hingga Hujan Sedang pada pagi hingga dini hari.
Potensi peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, tanah longsor di sejumlah titik yang berada di lereng perbukitan serta daerah aliran sungai.
Baca juga: NHM Peduli Dampingi Pengobatan Anak Pengidap Leukemia Asal Morotai Timur
Pemprov Maluku Utara telah menginstruksikan seluruh perangkat desa untuk memantau titik-titik rawan secara berkala.
Masyarakat diingatkan agar terus mewaspadai potensi pengaruh fenomena La Nina.
Terkait kondisi cuaca tersebut pada beberapa waktu lalu memicu banjir di Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
Untuk itu, warga untuk tidak beraktivitas di sekitar pesisir, pantai dan area perbukitan selama cuaca ekstrem.
Meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD agar tidak terjebak hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan.
Masyarakat juga diajak saling menjaga dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat menentukan keselamatan bersama.
Baca juga: Pedagang di Halmahera Selatan Kesulitan Dapat Ikan, Pasar Ikan Labuha Sepi
6 poin imbauan penting:
1. Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan sekitar
2. Lakukan langkah evakuasi ke tempat titik yang telah ditentukan apabila terjadi bencana
3. Hindari melakukan aktivitas di area pesisir pantai dan perbukitan
4. Jauhi pepohonan rawan tumbang
5. Selalu memantau prakiraan cuaca sebelum beraktivitas baik darat, laut maupun udara
6. Ikuti informasi resmi hanya dari BMKG dan BPBD
Masyatakat diharap senantiasa terhindar dari bencana serta seluruh elemen dapat bersinergi menjaga keselamatan dan ketenteraman masyarakat. (*)
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Usulkan Produk Hukum Tanah Adat ke Menteri Hukum |
|
|---|
| Naik Kelas! Maluku Utara Raih WTP 2025, Tonggak Baru Transparansi Keuangan Daerah |
|
|---|
| HUT ke-53 HNSI, Sherly Laos Komitmen Sejahterakan Nelayan Malut Lewat 1.000 Mesin Kapal per Tahun |
|
|---|
| Pemprov Malut dan KAGAMA Matangkan Program Operasi Katarak untuk Warga |
|
|---|
| Pemprov Malut Tegaskan Komitmen JKN Meski Hadapi Refocusing Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Berikut-prakiraan-Cuaca-Maluku-Utara-Rabu-18-Februari-2025.jpg)