Pemprov Malut
Pemprov Maluku Utara Bangun 3 Jembatan di Bacan Timur, Mulai Action Maret 2026
"Proyek jembatan sudah dianggarkan tahun ini dan akan segera dikerjakan, "ujar Gubernur Maluku Utara Sherly Laos
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara mengalokasikan anggaran pembangunan 3 jembatan ruas Songa–Wayatim, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan
2. Proyek tersebut tercantum dalam APBD T.A 2026 dan melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
3. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos memastikan ketiga jembatan itu mulai dikerjakan pada Maret 2026
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara mengalokasikan anggaran pembangunan 3 jembatan ruas Songa–Wayatim, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan.
Proyek tersebut tercantum dalam APBD T.A 2026 dan melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos memastikan ketiga jembatan itu mulai dikerjakan pada Maret 2026.
3 jembatan yang akan dibangun:
Baca juga: Kapolda Maluku Utara Minta Semua Personilnya Teladani Kapolri ke 5 Jenderal Polisi Hoegeng
- Jembatan Ake Bibinoi dengan bentang 60 meter senilai Rp13 miliar, saat ini dalam proses katalog
- Jembatan Ake Raim dengan bentang 50 meter senilai Rp11 miliar, sedang dalam tahap penyesuaian harga satuan
- Jembatan Ake Mou dengan bentang 30 meter senilai Rp6,9 miliar, yang telah memasuki proses kontrak
"Proyek jembatan sudah dianggarkan tahun ini dan akan segera dikerjakan, "ujar Sherly Laos dalam rilisnya, Sabtu (29/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas peristiwa seorang ibu hamil yang mengalami kesulitan menyeberangi sungai akibat banjir, karena belum tersedianya jembatan permanen di wilayah itu.
Menurut Sherly Laos, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terluar dan terisolasi menjadi prioritas pemerintah provinsi.
Hal ini penting untuk memastikan akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga distribusi logistik masyarakat tidak lagi terhambat, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Sementara Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar menegaskan, proyek tersebut telah masuk dalam skema pembangunan 2026 dan kini tengah menyelesaikan tahapan administrasi pengadaan.
"Masih dalam proses administrasi. Jika seluruh tahapan selesai, maka langsung dikerjakan."
"Kita tahu sudah lama wilayah tersebut belum memiliki jembatan yang memadai."
"Di era Ibu Gubernur, kami diperintahkan untuk segera merealisasikannya, "jelas Risman.
Menurutnya, percepatan pengadaan dilakukan agar pekerjaan fisik bisa dimulai tepat waktu sesuai target.
Baca juga: Respons Kapolres Morotai Usai Bripda RM alias Rian Diadukan ke Propam Mabes Polri
"Pihaknya berharap dengan rampungnya 3 jembatan ini, konektivitas antarwilayah di Bacan Timur semakin lancar dan risiko keterisolasian saat musim hujan dapat ditekan."
"Pembangunan ruas Songa–Wayatim dinilai sangat strategis karena menjadi akses utama mobilitas warga, termasuk untuk kebutuhan darurat seperti layanan kesehatan ibu dan anak."
"Di T.A 2026 pun dipastikan menjadi momentum percepatan pemerataan infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut, "tandas Risman. (*)
| Pemulihan Pascagempa Ternate, Gubernur Malut Pastikan Bantuan dan Program RTLH Tepat Sasaran |
|
|---|
| Potensi Besar, Pemprov Malut Dorong Perikanan dan Budidaya di Halmahera Selatan |
|
|---|
| Pemprov Malut Fokus Pertanian dan Investasi untuk Akselerasi Ekonomi 2027 |
|
|---|
| Pemprov Malut Perkuat Sinergi Wujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak |
|
|---|
| Kinerja Penurunan Pengangguran Diuji, Pemprov Maluku Utara Lolos Verifikasi Awal Kemendagri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/3-jembatan-di-bacan-Halmahera-Selatan-dibangun-maret-ini.jpg)